Balikpapan Makin Cantik! Tabebuya Bermekaran Hiasi Jalan Protokol, DLH Siapkan Titik Penanaman Baru

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 09:00 WIB
Bunga Tabebuya merah muda mekar di Balikpapan.
Bunga Tabebuya merah muda mekar di Balikpapan.
 

BALIKPAPAN — Pemandangan mekar indahnya bunga tabebuya di sepanjang ruas jalan protokol Kota Balikpapan belakangan ini sukses menyedot perhatian warga. Momen indah mirip musim sakura ini disambut antusias oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan yang kini tengah bersiap memperluas penanaman tabebuya di sejumlah lokasi baru.

Kepala DLH Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, mengungkapkan bahwa pohon tabebuya sejatinya telah ditanam secara bertahap dalam kurun empat hingga lima tahun terakhir. Selain berfungsi utama sebagai peneduh, tanaman ini sengaja dipilih karena keunggulannya dalam mempercantik nilai estetika tata ruang kota.

Sudirman menjelaskan bahwa karakteristik tabebuya sangat cocok dengan kondisi iklim Kota Balikpapan. Uniknya, cuaca panas terik atau musim kemarau justru menjadi pemicu utama yang membuat bunga tabebuya dapat bermekaran secara sempurna.

"Memang karakteristik tabebuya itu saat panas atau kemarau justru bunganya bisa mekar dengan sempurna," jelas Sudirman.

Melihat respons positif masyarakat, DLH berencana memperluas area hijau berbasis tabebuya ini. Salah satu jalur yang dibidik adalah Jalan Mukmin Faisyal serta beberapa ruang terbuka hijau dan taman besar kota. Penanaman ini juga dilakukan melalui skema peremajaan vegetasi, yakni menggantikan pohon-pohon tua yang mulai lapuk—seperti asam kuranji—dengan bibit tabebuya baru.

Saat ini, keindahan tabebuya telah menghiasi sejumlah titik strategis di Balikpapan, mulai dari kawasan Gunung Malang, Gunung Sari, Jalan Jenderal Sudirman, hingga jalur Kilometer 13. Penambahan titik baru akan terus dilakukan secara bertahap sesuai dengan ketersediaan lahan kota.

Di samping memperluas penghijauan, DLH Balikpapan juga memperketat perawatan dan pemangkasan pohon di jalur-jalur protokol. Langkah percepatan ini diambil sebagai bentuk mitigasi bencana jelang potensi angin kencang dan cuaca ekstrem yang diprediksi meningkat pada November hingga Desember.

DLH telah menerjunkan dua tim khusus untuk menyisir kawasan utara hingga timur kota. Penyisiran tersebut mencakup rute dari Teritip menuju pusat kota, wilayah perbatasan Kutai Kartanegara (Kukar), hingga ke area vital seperti Pelabuhan Semayang.

"Tugas utama kami pada hari Senin sampai Jumat adalah merawat dan memangkas pohon-pohon di jalur protokol utama. Sementara untuk permintaan bantuan pemangkasan di area permukiman warga, kami jadwalkan khusus pada hari Sabtu dan Minggu," pungkas Sudirman.

Melalui pendekatan berimbang ini, Pemkot Balikpapan tidak hanya fokus mempercantik wajah kota dengan pesona bunga tabebuya, tetapi juga memastikan keselamatan serta kenyamanan masyarakat dari ancaman pohon tumbang saat cuaca ekstrem melanda. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Tabebuya