Dugaan Surat Wasiat hingga Rekaman CCTV, Polisi Cari Titik Terang Kematian Guru Privat di Borneo Bay

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:30 WIB
Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Arianto (tengah), menyampaikan konferensi pers terkait penemuan jenazah SR di Apartemen Borneo Bay Residence, Rabu 7 Oktober 2026.
Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Arianto (tengah), menyampaikan konferensi pers terkait penemuan jenazah SR di Apartemen Borneo Bay Residence, Rabu 7 Oktober 2026.

BALIKPAPAN — Misteri kematian seorang guru privat bahasa Mandarin berinisial SR (33) yang tewas usai diduga jatuh dari Tower Kartanegara, Apartemen Borneo Bay Residence, terus didalami Polresta Balikpapan. Terbaru, penyidik mendapati temuan penting berupa dugaan surat wasiat serta obat-obatan di unit hunian korban.

Wakil Kepala Polresta Balikpapan, AKBP Fauzan Arianto, menjelaskan bahwa pihak kepolisian menerima laporan pertama kali dari pengelola apartemen melalui layanan call center 110 pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 05.45 WITA.

"Laporan dari pihak keamanan Apartemen Borneo Bay melalui layanan call center 110, terkait adanya seorang perempuan yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," ujar Fauzan dalam konferensi pers, Rabu (7/10/2026).

Dari hasil penggeledahan di unit apartemen korban, Tim Identifikasi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain pakaian, dua unit ponsel, obat-obatan, serta selembar surat yang diduga kuat merupakan pesan wasiat peninggalan korban. Namun, polisi masih merahasiakan isi surat tersebut demi kepentingan penyidikan.

Jenazah SR saat ini telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kaltim untuk menjalani autopsi dan pemeriksaan forensik.

Guna memetakan kronologi kejadian secara utuh, penyidik Satreskrim Polresta Balikpapan tengah memeriksa intensif rekaman CCTV di area apartemen serta mendalami pergerakan orang-orang yang sempat berinteraksi dengan korban sebelum kejadian. Polisi juga telah berkoordinasi dengan pihak keluarga dan pengelola apartemen untuk menggali latar belakang peristiwa tersebut. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Borneo Bay balikpapan