PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Harga rumah di Kota Balikpapan cenderung stabil dalam satu tahun terakhir.
Dalam keterangan pers Rumah123 yang diterima media ini disebutkan, median harga penawaran rumah tapak di Balikpapan pada September 2026 tetap di angka Rp 1,7 miliar. Nilai itu sama dengan September 2025.
Sementara dari sisi minat pencarian, Kecamatan Balikpapan Utara mencatat proporsi enquiry tertinggi di kota ini.
Dari sisi minat pencarian (enquiry), Balikpapan Utara mencatat proporsi tertinggi dengan 32,3 persen dari seluruh enquiry rumah tapak dijual pada September 2026.
Tiga kecamatan dengan proporsi enquiry terbesar adalah Balikpapan Utara (32,3 persen), Balikpapan Selatan (24,8 persen), dan Balikpapan Timur (9,8 persen).
Kecamatan Balikpapan Selatan mencatat pasokan rumah tapak dijual terbesar di Kota Balikpapan, yaitu 430 unit pada September 2026.
Secara tahunan, pasokan di kecamatan ini turun 51,4 persen dibandingkan September 2025.
Pada segmen luas bangunan 91-150 meter persegi, median harga penawaran di Balikpapan Selatan naik 3,1 persen secara tahunan, dari Rp 1,625 miliar menjadi Rp 1,675 miliar (140 listing pada September 2026).
Secara keseluruhan, pasokan rumah tapak dijual di Kota Balikpapan tercatat 1.304 unit pada September 2026, turun 33,5 persen dibandingkan September 2025 yang tercatat 1.960 unit.
Baca Juga: Gara-Gara Video Viral Bantuan Beras, Dinsos Balikpapan Buka Suara Minta Publik Tak Salah Persepsi
Secara bulanan, pasokan naik 3,8 persen dibandingkan Agustus 2026 yang tercatat 1.256 unit.
Pergerakan harga, pasokan, dan minat pencarian ini memberikan perspektif awal mengenai dinamika pasar rumah tapak di Kota Minyak, sebutan Balikpapan. (*)