Trafik Penumpang Domestik Sepinggan Anjlok 10,52%, Pesona IKN Justru Sedot Puluhan Ribu Turis Asing

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:09 WIB
Bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan.
Bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan.

SAMARINDA – Pergerakan angkutan udara di Kalimantan Timur sepanjang Januari hingga September 2026 menunjukkan tren penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Jumlah penumpang yang dilayani Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan tercatat mengalami penurunan sebesar 10,52 persen.

General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R. Iwan Winaya Mahdar, mengungkapkan bahwa total penumpang pada Januari hingga September 2026 mencapai sekitar 3,1 juta orang. Angka ini menyusut jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 yang berhasil menembus sekitar 3,5 juta penumpang. Penurunan ini tidak hanya terjadi pada jumlah penumpang, melainkan juga pada jumlah pergerakan pesawat yang turut merosot sebesar 10,66 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sebagaimana disampaikan Iwan dalam diskusi virtual bertajuk Menakar Dinamika Sektor Transportasi Kaltim pada Selasa, 13 Oktober 2026.

Laporan kinerja bandara mencatat bahwa pertumbuhan penumpang sepanjang Januari hingga Agustus 2026 hanya mencatatkan tren positif pada bulan Maret, bertepatan dengan momentum arus mudik dan balik Lebaran. Sebaliknya, pada bulan Januari, Februari, serta periode April hingga Agustus, jumlah penumpang konsisten mengalami penurunan hingga menyentuh angka dua digit.

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama tekanan situasi ekonomi global serta tingginya harga tiket pesawat yang menahan minat masyarakat untuk bepergian. Meski demikian, lima rute penerbangan utama dari Bandara SAMS Sepinggan tetap menunjukkan aktivitas yang cukup tinggi, dengan destinasi terfavorit didominasi oleh Jakarta melalui Soekarno-Hatta, Surabaya, Makassar, Tarakan, dan Yogyakarta. Pihak pengelola bandara tetap optimistis bahwa trafik penumpang akan kembali membaik menjelang akhir tahun, khususnya saat memasuki periode libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

Di tengah kelesuan rute domestik, Bandara SAMS Sepinggan justru mencatat kabar menggembirakan dari sektor internasional. Jumlah kunjungan Warga Negara Asing (WNA) ke Kalimantan Timur mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Sepanjang periode Januari hingga Juni 2026, tercatat sebanyak 72.747 WNA berkunjung ke Kaltim, atau naik 13,76 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang tercatat sebanyak 63.947 orang.

Para wisatawan mancanegara tersebut berasal dari berbagai negara, di antaranya Brunei Darussalam, Malaysia, Tiongkok, Singapura, India, Australia, Inggris, Korea Selatan, Filipina, Amerika Serikat, Jerman, Prancis, hingga Jepang. Secara khusus, Iwan menyoroti ketertarikan wisatawan asal Tiongkok terhadap perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara yang kini menjadi magnet dan daya tarik baru bagi wisatawan luar negeri. Ia berharap ke depan dapat terwujud penerbangan langsung dari Tiongkok ke Kalimantan Timur untuk semakin mendongkrak angka kunjungan wisatawan sekaligus peluang investasi.

Untuk memulihkan mobilitas masyarakat secara menyeluruh serta menggairahkan kembali sektor transportasi udara dan pelabuhan, Iwan menekankan pentingnya penyelenggaraan berbagai kegiatan dan event berskala nasional di Kalimantan Timur. Langkah ini dinilai sangat strategis untuk mendorong kelancaran distribusi barang sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
SAMS Sepinggan Balikpapan