IIMS Garage Balikpapan Tawarkan Cashback Mobil, Bidik Transaksi Rp 30 Miliar

Wawan • Dipublikasikan Rabu, 21 Oktober 2026 | 20:42 WIB
Pembukaan IIMS Garage Balikpapan 2026 di Atrium Pentacity Mall Balikpapan, Rabu (21/10/2026) berlangsung meriah.
Pembukaan IIMS Garage Balikpapan 2026 di Atrium Pentacity Mall Balikpapan, Rabu (21/10/2026) berlangsung meriah.

 

PROKAL.co, BALIKPAPAN – Pameran otomotif IIMS Garage Balikpapan 2026 menghadirkan program cashback untuk menarik minat masyarakat membeli kendaraan. Insentif ini menjadi salah satu strategi penyelenggara untuk menggairahkan pasar otomotif di Kalimantan Timur (Kaltim), sekaligus mendorong transaksi selama pameran berlangsung.

Project Director IIMS, Michael Bayu Sumarijanto, mengatakan nilai cashback yang ditawarkan bervariasi, mulai Rp 2 juta hingga Rp 150 juta, sesuai program yang berlaku. Penyelenggara berharap insentif tersebut dapat menjangkau sekitar 500 konsumen yang melakukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).

“Perbedaan paling utama tahun ini ada promo cashback. Kami ingin membantu sektor otomotif di Balikpapan supaya lebih menggeliat lagi. Mudah-mudahan program ini menambah keinginan masyarakat untuk membeli mobil karena penawarannya menarik,” ujarnya saat pembukaan IIMS Garage Balikpapan 2026 di Atrium Pentacity Mall Balikpapan, Rabu (21/10/2026).

Pameran ini turut menghadirkan belasan pabrikan mobil, mulai BYD, BAIC, Chery, Geely, Honda, JAECOO, Toyota, Wuling dan produk otomotif lainnya. Ada juga pameran motor. 

Menurut Michael, program cashback menjadi pembeda dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya. Pada pameran tahun lalu, insentif serupa belum dihadirkan. Tahun ini, penawaran tersebut diharapkan memberikan nilai tambah bagi konsumen sekaligus mendorong penjualan kendaraan.

Antusiasme pasar mulai terlihat sebelum seremoni pembukaan berlangsung. Michael menyebut dua konsumen telah melakukan SPK dan masing-masing memperoleh cashback Rp2 juta.

IIMS Garage Balikpapan 2026 berlangsung hingga 25 Oktober 2026. Penyelenggara menargetkan nilai transaksi selama pameran dapat mencapai Rp 30 miliar atau melampaui angka tersebut, dengan harapan mampu mendekati bahkan melebihi capaian tahun lalu yang disebut mencapai sekitar Rp 32 miliar.

“Pada penyelenggaraan tahun lalu, nilai transaksi tercatat mencapai Rp32 miliar. Sementara tahun ini, target dipatok pada kisaran Rp30 miliar atau lebih,” ungkapnya.

Michael mengatakan target tersebut disesuaikan dengan kondisi ekonomi saat ini. Meski demikian, penyelenggara tetap optimistis program cashback dapat meningkatkan minat masyarakat untuk membeli kendaraan selama pameran.

Dari sisi produk, IIMS Garage Balikpapan menghadirkan beragam pilihan kendaraan, mulai dari mobil bermesin bensin, kendaraan listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV), hingga mobil hybrid yang memadukan mesin bensin dan motor listrik.

Michael memperkirakan kendaraan bermesin bensin dan mobil hybrid masih memiliki peluang pasar yang besar di Balikpapan dan wilayah Kaltim. Salah satu pertimbangannya adalah ketersediaan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik yang dinilai belum semerata di Jakarta dan sejumlah kota besar di Pulau Jawa.

“Di daerah sini masih didominasi mobil bensin. Kendaraan listrik sudah mulai masuk dan semakin banyak, tetapi perkembangan infrastrukturnya juga menjadi faktor penting,” jelasnya.

Keterbatasan jangkauan fasilitas stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di sejumlah wilayah turut menjadi pertimbangan konsumen, terutama bagi mereka yang kerap melakukan perjalanan jarak jauh atau menuju daerah dengan fasilitas pengisian daya yang terbatas.

Meski begitu, Michael melihat peluang pertumbuhan pasar mobil listrik di Kaltim masih terbuka. Pengembangan infrastruktur pengisian daya, termasuk di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), dinilai dapat mendorong penggunaan kendaraan listrik pada masa mendatang.

“Kalau ke depan infrastruktur pengisian listrik sudah oke, apalagi seperti di IKN, itu pasti mobil listrik akan lebih menggeliat lagi,” ujarnya.

Selain mobil listrik, bensin, dan hybrid, kendaraan double cabin serta mobil berpenggerak empat roda atau 4×4 juga dinilai memiliki pasar tersendiri di Kaltim. Karakteristik wilayah dan kebutuhan mobilitas masyarakat yang beragam membuat kendaraan jenis tersebut tetap relevan, khususnya untuk perjalanan di medan yang menantang.

Melalui beragam pilihan kendaraan dan program cashback, Michael berharap IIMS Garage Balikpapan 2026 tak hanya menjadi ajang bagi masyarakat untuk melihat dan membandingkan produk otomotif, tetapi juga mampu mendorong transaksi serta menggerakkan pasar otomotif daerah.

Editor : Wawan
otomotif IIMS Balikpapan 2026 IIMS Balikpapan kaltim mobil