Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Bupati Berau Hadiri Pertemuan Apkasi dan Ketua Komisi II DPR RI, Ini yang Dibahas 

Redaksi • Jumat, 22 Agustus 2025 - 01:13 WIB
BAHAS: Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas (dua kiri), menghadiri pertemuan Apkasi bersama Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, di Sekretariat Apkasi di Jakarta, Rabu, 20 Agustus 2025.
BAHAS: Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas (dua kiri), menghadiri pertemuan Apkasi bersama Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, di Sekretariat Apkasi di Jakarta, Rabu, 20 Agustus 2025.

PROKAL.CO, JAKARTA - Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang merupakan koordinatoor wilayah Kalimantan Timur (Kaltim), menghadiri pertemuan terbatas yang digelar Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) bersama Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, di Sekretariat Apkasi di Jakarta, Rabu (20/8/2025).

Pertemuan yang dipimpin Ketua Apkasi, Bursah Zarnubi, itu membahas berbagai tantangan yang kini dihadapi pemerintah daerah. 
 
Di antaranya membahas kemandirian fiskal daerah, hingga kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah.
 
Dalam arahannya, Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, mendorong pemerintah daerah untuk terus berinovasi, menciptakan kapasitas fiskal yang terbaik bagi daerah. 
 
Sebab, berdasarkan data, baru beberapa daerah baik provinsi maupun kabupaten dan kota dengan fiskal yang kuat, yakni daerah dengan pendapatan asli daerah (PAD) lebih besar dari transfer pusat. 
 
Kondisi ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah dalam optimalisasi badan usaha milik daerah maupun badan layanan umum daerah dan pengelolaan barang milik daerah. 

Baca Juga: Ini Dia Tiga Komoditas Perkebunan yang Dapat Rekomendasi BPK untuk Dikembangkan di Berau, Disbun Lagi Susun Peta Jalannya
 
Pemerintah daerah diharapkan bisa mewujudkan merdeka fiskal, dengan melakukan langkah strategis dan inovatif dalam memanfaatkan potensi yang menjadi sumber pendapatan asli daerah. 
 
Dengan harapan mampu memenuhi sebagian besar belanja daerah melalui PAD. 
 
Dengan kapasitas fiskal yang memadai dapat mendukung program strategis dalam memperkuat posisi daerah dalam jejaring ekonomi nasional dan daerah. 
 
“Pemerintah daerah bisa mengoptimalkan keberadaan perusahaan milik daerah dalam mengelola potensi daerah yang akan menjadi sumber pendapatan asli daerah,” ungkapnya.
 
Selain kemandirian fiska, melalui diskusi itu juga dibahas beberapa isu strategis, salah satunya berkaitan implikasi keputusan MK nomor 135/PPI-XXII/2024 bagi pemerintah daerah.
 
Baca Juga: Kembangkan Potensi, Disbudpar Berau Siapkan Sejumlah Destinasi Wisata Berbeda Menjadi Unggulan, Pulau Ini Jadi Prioritas     
 
Bupati Sri Juniarsih Mas, usai mengikuti pertemuan, mengungkapkan banyak hal yang menjadi diskusi untuk ditindaklanjuti Apkasi ke pemerintah pusat melalui dukungan DPR RI, khususnya komisi II yang salah satunya membidangi pemerintahan dalam negeri.
 
 “Apa yang menjadi masukan dari para kepala daerah dan arahan dari Ketua komisi II DPR RI, tentu menjadi harapan kita semua agar tujuan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai,” ucapnya. (prokopim)
Editor : Faroq Zamzami
#berau #Bupati Berau Sri Juniarsih #apkasi