PROKAL.CO- Anggota DPRD Kalimantan Timur, Makmur HAPK, mengeluarkan pernyataan tegas bagi seluruh kepala daerah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayah Kaltim. Mantan Bupati Berau dua periode ini menekankan bahwa pemerintah harus memiliki mentalitas terbuka dan tidak boleh bersikap defensif terhadap kritik yang datang dari masyarakat.
Pernyataan ini muncul menyusul banyaknya keluhan warga yang ia terima selama masa reses di Kabupaten Berau. Makmur menilai, masih ada kesan sebagian pejabat publik merasa terganggu dengan masukan atau protes dari warga. Padahal, menurutnya, kritik adalah bentuk kepedulian masyarakat untuk memastikan pelayanan publik berjalan ke arah yang lebih baik.
Selain soal keterbukaan, Makmur juga menyentil kebiasaan buruk sejumlah OPD yang kerap "angkat tangan" atau lepas tangan terhadap keluhan masyarakat dengan dalih keterbatasan kewenangan. Ia menyayangkan sikap administratif yang kaku, di mana persoalan dibiarkan terbengkalai hanya karena dianggap sebagai ranah pemerintah pusat atau provinsi.
Menurut Makmur, meskipun suatu urusan secara teknis bukan kewenangan daerah, OPD tetap memiliki tanggung jawab moral dan fungsional untuk menjembatani komunikasi. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah seharusnya menjadi penyambung lidah masyarakat untuk melakukan koordinasi dengan otoritas yang lebih tinggi, bukan justru membiarkan masalah tanpa solusi.
Harapan besarnya, pemerintah daerah di seluruh Kalimantan Timur dapat bertransformasi menjadi lembaga yang lebih responsif dan proaktif. Dengan sinergi dan koordinasi yang kuat antarjenjang pemerintahan, Makmur optimis berbagai persoalan di lapangan dapat segera teratasi, sehingga kehadiran pemerintah sebagai pelayan rakyat benar-benar dapat dirasakan manfaatnya secara nyata. (*)
Editor : Indra Zakaria