Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Sasar Wisatawan Dunia: Bupati Berau Instruksikan Promosi Masif Spot Selam Barakuda Maratua

Redaksi Prokal • 2026-01-10 12:30:00
Potensi wisata barakuda di perairan Maratua sebagai daya tarik unggulan wisata bahari Kabupaten Berau. (ISTIMEWA)
Potensi wisata barakuda di perairan Maratua sebagai daya tarik unggulan wisata bahari Kabupaten Berau. (ISTIMEWA)

TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih, memberikan instruksi khusus kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) untuk lebih gencar dalam mempromosikan potensi wisata bahari daerah, terutama fenomena kawanan ikan barakuda di perairan Pulau Maratua. Destinasi ini dinilai memiliki daya tarik luar biasa yang mampu memikat penyelam dari skala domestik hingga mancanegara, sehingga perlu diperkenalkan secara lebih luas dan profesional.

Dalam arahannya pada Rabu lalu, Bupati menekankan bahwa pengembangan sektor pariwisata merupakan tanggung jawab kolektif seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Mengingat posisi Berau sebagai pemilik destinasi unggulan di Kalimantan Timur, seluruh instansi diminta untuk terus berinovasi dan berkreasi meskipun dihadapkan pada dinamika keterbatasan anggaran. Kreativitas dalam mengangkat potensi lokal diharapkan menjadi kunci utama untuk meningkatkan kunjungan wisatawan yang pada akhirnya berkontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Salah satu strategi yang diusulkan oleh Bupati adalah pemanfaatan media massa secara optimal. Beliau menyarankan agar potensi bawah laut Maratua, khususnya titik selam barakuda, dapat ditampilkan melalui tayangan di televisi nasional dalam durasi tertentu atau melalui program siaran khusus yang menjangkau audiens luas. Langkah ini dianggap efektif untuk memberikan eksposur maksimal bagi kekayaan alam Berau yang selama ini mungkin belum sepenuhnya diketahui publik luar.

Selain wisata bahari, keberadaan kawasan geopark di Berau juga mendapat perhatian serius karena memiliki nilai strategis bagi kunjungan ilmuwan maupun wisatawan minat khusus. Sebagai bentuk edukasi dan identitas, Bupati meminta agar di setiap destinasi yang masuk dalam kawasan terlindungi tersebut dibuatkan penanda atau tulisan "Geopark". Hal ini bertujuan agar para tamu menyadari bahwa lokasi yang mereka kunjungi merupakan kawasan konservasi yang memiliki nilai ilmu pengetahuan dan dilindungi oleh negara.

Menanggapi arahan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudpar Berau, Warji, mengonfirmasi bahwa fenomena barakuda di Maratua memang menjadi aset unik yang tidak dimiliki banyak daerah lain. Dengan dukungan fasilitas akomodasi dan perhotelan yang kini semakin memadai di Kabupaten Berau, pemerintah daerah optimistis bahwa melalui pemasaran yang efektif dan terintegrasi, jumlah kunjungan wisatawan ke Bumi Batiwakkal akan terus mengalami peningkatan signifikan di masa mendatang.(*)

Editor : Indra Zakaria