Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Cegah Proyek Molor, Bupati Berau Tekan OPD Percepat Lelang Sejak Awal Tahun

Redaksi Prokal • 2026-01-21 12:50:00
Bupati Berau, Sri Juniarsih. (SENO/BP)
Bupati Berau, Sri Juniarsih. (SENO/BP)

TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih, memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak mengulangi keterlambatan proses lelang yang sempat terjadi pada tahun anggaran sebelumnya. Atensi ini disampaikan dalam rapat evaluasi kinerja pemerintah daerah yang digelar di awal Januari 2026.

Bupati menegaskan bahwa proses lelang tidak boleh lagi menumpuk di pertengahan atau akhir tahun, karena hal tersebut berdampak langsung pada kualitas fisik pekerjaan dan efektivitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, pengalaman tahun 2025 harus menjadi pelajaran penting bagi seluruh kepala dinas untuk lebih cekatan dalam melakukan perencanaan.

Hingga pekan pertama Januari, Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Kabupaten Berau mencatat belum ada satu pun OPD yang mengajukan tender dini untuk tahun anggaran 2026. Kepala Bagian PBJ, Jimmy Arwi Siregar, menjelaskan bahwa sebagian besar OPD masih dalam tahap penyusunan dokumen dan finalisasi perencanaan teknis. Idealnya, tahapan tender sudah berjalan sejak Januari dan tuntas paling lambat Mei 2026 agar pelaksanaan kontrak di lapangan bisa berjalan optimal.

Selain masalah kecepatan lelang, Bupati Sri Juniarsih juga menyoroti penyelesaian sejumlah proyek fisik yang berstatus Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP), seperti pembangunan Depo Arsip dan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) baru. Ia meminta OPD teknis meningkatkan koordinasi agar fasilitas publik tersebut segera dapat difungsikan oleh masyarakat.

Sebagai bentuk motivasi bagi perangkat daerah, Bupati memberikan apresiasi khusus berupa hadiah umrah bagi pimpinan OPD yang berhasil mencapai realisasi fisik 100 persen pada tahun 2025. Langkah ini diharapkan mampu memicu disiplin kerja dan tanggung jawab kolektif dalam pengelolaan anggaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau.

Berdasarkan data kinerja tahun 2025, realisasi pendapatan daerah Kabupaten Berau tercatat sebesar Rp 5,06 triliun dari target Rp 5,36 triliun. Sementara itu, realisasi belanja mencapai sekitar 90 persen atau Rp 5,43 triliun. Untuk tahun 2026, Pemkab Berau telah merencanakan pendapatan sebesar Rp 2,72 triliun dengan belanja sebesar Rp 3,41 triliun. Bupati berpesan agar setiap rupiah dalam anggaran tersebut benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Berau.(*)

 

Editor : Indra Zakaria