Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Geger Dugaan Pencurian Batu Nisan di Teluk Bayur, Polisi Sebut Isu Lama yang Mencuat Kembali

Redaksi Prokal • 2026-02-19 12:15:00
Makam yang diduga dicuri nisannya.(MASYARAKAT UNTUK BERAU POST)
Makam yang diduga dicuri nisannya.(MASYARAKAT UNTUK BERAU POST)

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB- Keresahan melanda warga di Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, menyusul beredarnya kabar mengenai aksi pencurian batu nisan di area pemakaman setempat. Isu ini menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial hingga grup WhatsApp, di mana banyak masyarakat menyayangkan aksi tidak terpuji terhadap benda yang dianggap sakral dan memiliki nilai emosional tinggi bagi keluarga almarhum. Munculnya spekulasi mengenai motif pencurian tersebut sempat memicu kekhawatiran kolektif akan keamanan area publik dan pemakaman.

Merespons gelombang keresahan tersebut, jajaran Polres Berau bergerak cepat untuk melakukan klarifikasi dan penelusuran lapangan. Kasubsipenmas Sihumas Polres Berau, Iptu Muhammad Kasim Kahar, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan terkait peristiwa tersebut dan segera berkoordinasi dengan Polsek Teluk Bayur untuk menindaklanjuti informasi yang beredar guna memastikan situasi di lapangan tetap terkendali.

Kapolsek Teluk Bayur, AKP Budi Witikno, memberikan penjelasan lebih lanjut bahwa setelah dilakukan pendalaman, isu yang kini ramai diperbincangkan diduga kuat merupakan kejadian lama yang kembali diangkat oleh pengguna media sosial. Meskipun informasi tersebut merupakan peristiwa yang sudah lewat, pihak kepolisian tetap memberikan perhatian serius karena dampaknya yang mengusik ketenangan batin masyarakat dan kerabat almarhum yang dimakamkan di wilayah tersebut.

Guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan, Polsek Teluk Bayur berkomitmen untuk memperketat pengawasan melalui peningkatan intensitas patroli rutin di sekitar area pemakaman. Kepolisian menegaskan bahwa segala bentuk tindakan kriminalitas akan ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku. Selain itu, pengawasan internal di lingkungan pemakaman juga akan dievaluasi untuk meminimalisir celah bagi oknum yang tidak bertanggung jawab.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Masyarakat diminta untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing dengan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada petugas kepolisian terdekat. Kerja sama antara warga dan aparat diharapkan dapat menekan angka kriminalitas serta menjaga kesucian area pemakaman dari tindakan vandalisme maupun pencurian. (*)

Editor : Indra Zakaria