Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

KPU Memproyeksi Jumlah Kursi di DPRD Berau Jadi 35 pada Pemilu 2029, Penduduknya Sudah Segini

Redaksi • 2026-03-04 09:35:51

ILUSTRASI: Jumlah penduduk yang lebih 300 ribu jiwa membuat alokasi kursi di DPRD Berau diproyeksikan bertambah pada Pemilu 2029.
ILUSTRASI: Jumlah penduduk yang lebih 300 ribu jiwa membuat alokasi kursi di DPRD Berau diproyeksikan bertambah pada Pemilu 2029.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Bertambahnya jumlah penduduk di Kabupaten Berau bakal berdampak pada komposisi kursi di DPRD. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau memprediksi alokasi kursi DPRD pada Pemilu 2029 mendatang bertambah menjadi 35 kursi dari jumlah saat ini 30 kursi.

Ketua KPU Berau, Budi Harianto, menegaskan penentuan jumlah kursi DPRD sepenuhnya mengacu pada ketentuan agregat jumlah penduduk sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Saat ini, Berau masih masuk kategori daerah dengan jumlah penduduk 200 ribu hingga 300 ribu jiwa yang berhak atas 30 kursi.

Ia menyampaikan, berdasarkan data kependudukan semester pertama tahun 2025, jumlah penduduk Berau telah melampaui 303 ribu jiwa sehingga secara regulasi daerah tersebut sudah masuk kategori yang berhak memiliki 35 kursi DPRD.

Dijelaskan, dalam aturan yang berlaku, daerah dengan jumlah penduduk 300 ribu hingga 400 ribu jiwa mendapatkan alokasi 35 kursi DPRD. Dengan tren pertumbuhan penduduk Berau yang rata-rata mencapai sekitar 10 ribu jiwa per tahun atau setara lima persen, peluang penambahan kursi dinilai sangat realistis.

“Dengan melihat tren pertumbuhan penduduk saat ini, kami memperkirakan pada Pemilu 2029 penambahan kursi hampir pasti terjadi,” katanya, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, jika pertambahan penduduk terus berlanjut hingga menembus 400 ribu jiwa, maka alokasi kursi DPRD dapat kembali bertambah menjadi 40 kursi.

Selain soal jumlah kursi, KPU Berau juga mulai mencermati kebutuhan penataan ulang daerah pemilihan (dapil).

Ia mencontohkan, kondisi dapil 3 yang saat ini mencakup wilayah Biatan hingga Biduk-Biduk, termasuk penggabungan Kecamatan Maratua dan Pulau Derawan.

Dari sisi geografis dan jalur transportasi, susunan tersebut dinilai kurang efektif karena sebagian wilayah harus melewati dapil lain untuk saling terhubung.

“Kelay dan Sambaliung juga kami cermati. Kalau untuk menjangkau satu wilayah harus melintasi dapil lain, berarti prinsip keutuhan wilayah belum terpenuhi. Itu yang akan kami evaluasi untuk penataan berikutnya,” terangnya.

Meski begitu, ia menegaskan penataan ulang dapil belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. Apabila tidak ada perubahan undang-undang, penataan dapil diperkirakan mulai dilakukan pada awal 2028 sebagai bagian dari persiapan tahapan Pemilu 2029.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pendataan dan Pendaftaran Penduduk, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Berau, Jhon Frihandany, menyampaikan hingga 2025 jumlah penduduk Berau telah mencapai 308.020 jiwa. Angka tersebut terdiri dari 163.632 laki-laki dan 144.388 perempuan.

“Dibanding tahun 2024, jumlah penduduk kita bertambah lebih dari sembilan ribu jiwa. Kenaikan ini didominasi arus perpindahan masuk, terutama karena faktor pekerjaan,” ujarnya.

Adapun permohonan pindah ke Berau didominasi alasan pekerjaan yang kemudian diikuti anggota keluarga seperti istri, anak, bahkan kerabat. Persebaran penduduk masih terpusat di wilayah perkotaan dan kecamatan penyangga ibu kota kabupaten.

Secara rata-rata, pertambahan penduduk Berau mencapai 8.000 hingga 10.000 jiwa per tahun, atau sekitar 4.000 jiwa setiap semester. Angka tersebut dihitung dari selisih kelahiran dan kematian, ditambah penduduk datang serta dikurangi penduduk yang keluar daerah.

Pun persebaran penduduk tidak jauh berbeda dibanding tahun sebelumnya, dengan konsentrasi yang masih terpusat di kecamatan terdekat dengan pusat pemerintahan dan pusat ekonomi.

Tanjung Redeb tercatat sebagai wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak mencapai 79.322 jiwa, diikuti Sambaliung 49.365 jiwa, Teluk Bayur 37.995 jiwa, dan Gunung Tabur 34.890 jiwa.

Segah dengan 21.367 jiwa, Talisayan 19.039 jiwa, Pulau Derawan 15.305 jiwa, Batu Putih 10.658 jiwa, Biatan 10.510 jiwa, Tabalar 8.639 jiwa, Kelay 8.580 jiwa, Bidukbiduk 8.276 jiwa, serta Maratua sebanyak 4.036 jiwa. (aja/far)

Editor : Faroq Zamzami
#berau #kpu #jumlah penduduk