TANJUNG REDEB – Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, memberikan catatan kritis terhadap program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata. Ia menegaskan bahwa pelatihan dan sertifikasi bagi pramuwisata tidak boleh hanya terkonsentrasi di wilayah perkotaan, melainkan harus menjangkau seluruh pelosok destinasi unggulan.
Pemerataan akses peningkatan kompetensi dinilai menjadi kunci agar seluruh pemandu wisata di Kabupaten Berau memiliki standar pelayanan yang seragam dan profesional. Menurut Gideon, pertumbuhan pariwisata daerah yang signifikan harus dibarengi dengan kualitas pemandu yang tidak hanya mengandalkan pengalaman, tetapi juga pengakuan kompetensi secara nasional.
"Peningkatan kompetensi pemandu wisata merupakan bagian penting dari strategi penguatan SDM pariwisata. Sertifikasi menjadi indikator profesionalisme, sehingga pemandu tidak hanya bermodal pengalaman lapangan saja," ujar Gideon, Sabtu (7/3/2026).
Gideon mengapresiasi langkah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau yang telah menggandeng lembaga sertifikasi resmi. Namun, ia mengingatkan agar pelaksanaan program tersebut tidak melulu berpusat di Tanjung Redeb atau wilayah daratan utama. Ia menunjuk kawasan pesisir dan kepulauan sebagai prioritas yang harus mendapat sentuhan program ini.
"Jangan hanya fokus di perkotaan. Potensi wisata terbesar kita ada di daerah pesisir dan kepulauan seperti Pulau Derawan, Maratua, dan Sangalaki. Di sana, peran pramuwisata sangat strategis sebagai garda terdepan," tegasnya.
Pramuwisata di wilayah kepulauan memegang peran ganda, yakni sebagai pemberi informasi sekaligus edukator lingkungan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan sertifikasi resmi, wisatawan mendapatkan jaminan pelayanan yang berkualitas, aman, dan informatif, yang pada akhirnya akan menjaga citra positif Berau sebagai destinasi wisata kelas dunia.
Lebih lanjut, Gideon menekankan pentingnya keberlanjutan program melalui pendampingan yang konsisten. Ia berharap sinergi lintas sektor dapat memastikan para pemandu wisata yang telah tersertifikasi mampu terus meningkatkan standar pelayanan mereka demi kemajuan pariwisata Bumi Batiwakkal.(*)
Editor : Indra Zakaria