TANJUNG SELOR- Rumah jabatan Gubernur Kalimantan Utara yang berlokasi di kawasan Pusat Pemerintahan kini telah resmi ditempati setelah proses pembangunan tiga gedung utamanya rampung sepenuhnya. Kompleks kedinasan yang dipersiapkan sebagai pusat aktivitas kepala daerah ini mencakup bangunan utama rumah jabatan, paviliun, serta pendopo yang nantinya akan difungsikan untuk berbagai agenda resmi pemerintahan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kaltara, Helmi, memastikan bahwa progres konstruksi pada bangunan-bangunan inti tersebut telah mencapai seratus persen dan siap digunakan sebagaimana mestinya.
Meskipun bangunan utama telah berdiri kokoh, saat ini pemerintah daerah masih fokus menyelesaikan sejumlah pekerjaan penunjang di area luar bangunan. Beberapa fasilitas yang masih dalam tahap pengerjaan meliputi pembangunan pagar kawasan, penataan taman atau landscape, serta penyelesaian garasi kendaraan.
Selain itu, akses jalan menuju kompleks kediaman resmi ini juga masih dalam proses penyempurnaan, di mana jalur tersebut diproyeksikan menjadi akses utama sekaligus jalan lingkar yang mengelilingi kawasan rumah jabatan.
Untuk menuntaskan sisa pekerjaan infrastruktur tersebut, pemerintah daerah diperkirakan masih membutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp5 miliar. Usulan dana ini telah diajukan dalam rencana anggaran tahun 2026 dan tengah menunggu proses pembahasan serta persetujuan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah. Harapannya, dengan ketersediaan dana tersebut, seluruh fasilitas pendukung dapat segera diselesaikan secara menyeluruh untuk menunjang kenyamanan dan keamanan di area pusat pemerintahan.
Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang, menyampaikan bahwa dirinya telah mulai menempati rumah jabatan tersebut meskipun fasilitas pendukungnya belum sepenuhnya sempurna. Menurutnya, pemanfaatan bangunan utama dan pendopo sangat penting untuk mendukung kegiatan kedinasan daripada membiarkan aset tersebut kosong. Terkait akses jalan yang saat ini masih berupa hamparan agregat akibat kendala cuaca, pihak terkait memastikan proses pengaspalan akan segera dilakukan dalam waktu dekat agar mobilitas menuju kediaman resmi gubernur menjadi lebih lancar.(*)
Editor : Indra Zakaria