TANJUNG REDEB– Kabar gembira bagi para pemudik yang berencana melintasi jalur utara Kalimantan. Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur saat ini tengah memacu pengerjaan ruas jalan nasional yang menghubungkan Tanjung Redeb hingga perbatasan Bulungan, Kalimantan Utara. Proyek ini difokuskan untuk memastikan akses utama antarprovinsi tersebut siap menyambut lonjakan arus mudik Lebaran dalam kondisi aman dan nyaman.
Koordinator Lapangan PPK 2.6 BBPJN Kaltim, Akhmad Supriyatno, menegaskan bahwa tim di lapangan sedang bekerja ekstra pada sejumlah titik prioritas. Pekerjaan mencakup pembangunan saluran drainase, penguatan bahu jalan di kawasan Poros Bulungan, hingga penanganan darurat pada titik longsor di Jalan Poros Labanan.
"Penanganan sementara ini kami lakukan menggunakan sandbag agar kondisi jalan tetap stabil dan aman dilalui kendaraan sambil menunggu penanganan permanen," ujar Supriyatno.
Salah satu fokus utama perbaikan adalah tikungan "S" di ruas Labanan yang selama ini dikenal rawan kecelakaan. Di lokasi tersebut, petugas melakukan pelapisan ulang atau overlay aspal guna memperbaiki permukaan jalan yang rusak. Selain itu, pengerjaan leveling atau perataan permukaan jalan juga dilakukan di Jalan Ahmad Yani yang mengarah ke perbatasan, guna mengatasi penurunan badan jalan yang sering dikeluhkan pengguna jalan.
Upaya ini disambut positif oleh warga setempat, salah satunya Indri, yang rutin menempuh perjalanan menuju Tanjung Selor dan Tanah Kuning setiap momen Idulfitri. "Alhamdulillah kalau diperbaiki, jadi perjalanan pulang kampung nanti bisa lebih nyaman. Apalagi kalau Lebaran, jalur perbatasan itu pasti ramai," ungkapnya.
Dengan berbagai perbaikan mulai dari penambalan lubang hingga pelebaran bahu jalan, pemerintah berharap mobilitas masyarakat selama masa libur panjang nanti tidak terhambat oleh kendala infrastruktur. BBPJN Kaltim memastikan bahwa seluruh pengerjaan akan terus diprioritaskan demi kelancaran aktivitas transportasi masyarakat di wilayah utara Kalimantan Timur tersebut.(*)
Editor : Indra Zakaria