Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Ancaman Maut di Gunung Kasiran: Pengendara Desak Perbaikan Jalan Poros Tanjung Redeb-Talisayan

Redaksi Prokal • 2026-04-03 11:00:18
Kendaraan yang melintas di kawasan Gunung Kasiran terpaksa bergantian.
Kendaraan yang melintas di kawasan Gunung Kasiran terpaksa bergantian.

 

PROKAL.CO- Kondisi ruas jalan yang melintasi kawasan Gunung Kasiran, Kecamatan Sambaliung, kini menjadi keluhan utama bagi para pengguna jalan yang melintas di jalur poros Tanjung Redeb-Talisayan. Kontur jalan yang ekstrem dengan kombinasi tanjakan curam, tikungan tajam, serta lubang-lubang besar yang menganga di badan jalan dinilai sangat membahayakan keselamatan jiwa.

Para sopir kendaraan logistik dan angkutan barang mengungkapkan rasa waswas setiap kali harus menaklukkan medan di Gunung Kasiran. Kondisi permukaan jalan yang tidak rata dan miring sering kali membuat kendaraan berat kehilangan keseimbangan. Belum lama ini, sebuah insiden kecelakaan tunggal dilaporkan terjadi di mana satu unit truk bermuatan rebah akibat tidak mampu menahan beban saat melintasi jalur yang miring dan rusak tersebut.

Daman, salah seorang pengemudi pikap yang rutin mengangkut kebutuhan pertanian, menyatakan bahwa konsentrasi tinggi sangat dibutuhkan saat melintas. Menurutnya, kerusakan jalan di titik ini memerlukan penanganan teknis yang serius, bukan sekadar tambal sulam sementara. Ia menyarankan adanya pemangkasan elevasi jalan agar tingkat kecuraman tanjakan dapat berkurang, sehingga lebih aman bagi kendaraan bermuatan.

Senada dengan itu, Rahmat, pengemudi angkutan gas LPG tujuan Talisayan, menyebutkan bahwa titik Gunung Kasiran merupakan "lubang maut" di tengah jalur yang sebagian besar sebenarnya sudah terbeton mulus. Kontrasnya kondisi jalan yang nyaman sebelum dan sesudah titik ini membuat area Gunung Kasiran menjadi titik rawan kecelakaan yang tak terduga bagi pengendara yang kurang waspada.

Masyarakat dan para pengguna jasa transportasi logistik kini menaruh harapan besar kepada pemerintah daerah maupun instansi terkait untuk segera melakukan langkah konkret. Mengingat jalur ini merupakan urat nadi distribusi barang dan mobilitas masyarakat antarwilayah di Kabupaten Berau, perbaikan menyeluruh secara permanen sangat dinantikan guna mencegah jatuhnya korban jiwa lebih lanjut dan menjamin kelancaran arus ekonomi daerah.(*)

Editor : Indra Zakaria
#berau