Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Bupati Berau Sri Juniarsih Perjuangkan Sembilan Usulan Prioritas di Musrenbang Kaltim

Redaksi • Senin, 4 Mei 2026 | 10:32 WIB
MUSRENBANG: Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyampaikan sejumlah usulan prioritas dalam Musrenbang Provinsi Kaltim. ISTIMEWA/PROKOPIM
MUSRENBANG: Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyampaikan sejumlah usulan prioritas dalam Musrenbang Provinsi Kaltim. ISTIMEWA/PROKOPIM

PROKAL.CO, SAMARINDA - Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menghadiri agenda penyampaian program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), di Pendopo Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim di Samarinda, Kamis (30/4/2026). 

Musrenbang yang dipimpin Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur, Seno Aji, digelar dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Di forum pertemuan para pemangku kebijakan ini, Bupati Sri Juniarsih Mas, menyampaikan sembilan usulan prioritas untuk mendapat perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, dalam mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan masyarakat di Bumi Batiwakkal.

Baca Juga: Pemkab Berau Ajak Buruh dan Pengusaha Perkuat Sinergi, Ingatkan Pentingnya Membangun Hubungan Kerja yang Sehat    

Pemkab Berau, ditegaskannya, telah menuntaskan penyusunan RKPD yang diselaraskan dengan rancangan RKPD Kaltim 2027.

Usulan prioritas yang disampaikan di antaranya, dukungan dalam penyediaan dan peningkatan sarana dan prasarana kesehatan. Terutama dukungan operasional rumah sakit umum (RSU) yang baru dibangun Pemkab Berau.

Sri Juniarsih bermohon agar RSU baru yang sudah terbangun tersebut mendapatkan dukungan pemerintah provinsi, baik dari sisi sumber daya manusia (SDM) maupun sarana alat kesehatan.

“Kami berharap, ke depan RSU Baru ini kiranya menjadi rumah sakit rujukan provinsi Kaltim di wilayah utara,” ungkapnya. 

Dalam pemenuhan standar pelayanan minimal, Pemkab Berau mengusulkan tambahan pembangunan unit sekolah baru pada jenjang sekolah menengah atas yang merupakan kewenangan Pemprov Kaltim di Kabupaten Berau.

Baca Juga: Pemkab Berau Bakal Realisasikan 37 Rumah Tahun Ini, untuk Warga Long Ayap yang Terdampak Banjir 

Seiring dengan meningkatnya jumlah peserta didik di beberapa kampung yang jauh dari ibu kota kecamatan.

Di antaranya di Kampung Pegat Bukur yang melayani tiga kampung, Pegat Bukur, Inaran, dan Bena Baru.

“Di pedalaman perlu dibangun di Kampung Long Keluh yang melayani siswa di lima kampung di wilayah Hulu Sungai Kelay,” jelasnya.

Mengoptimalkan sektor pariwisata yang menjadi prioritas Pemkab Berau saat ini, Bupati berharap mendapat dukungan dari Pemprov Kaltim maupun pemerintah pusat dalam pembenahan dan penyediaan fasilitas pendukung pariwisata.

Termasuk membangun pengamanan pantai di Pulau Derawan dan Maratua, maupun lanjutan pemecah ombak di sepanjang pantai Talisayan dan Bidukbiduk.

Dalam kesempatan itu, Sri Juniarsih juga menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Kaltim yang telah mewujudkan berbagai program pembangunan di Kabupaten Berau.

Tuntasnya pembangunan Jembatan Nibung yang menghubungkan Kutai Timur (Kutim) dan Berau di wilayah pesisir, disebut memberikan dampak signifikan terhadap tingkat kunjungan pariwisata di Kecamatan Bidukbiduk dan sekitarnya.

“Kami berharap kegiatan peningkatan jalan dan jembatan yang menjadi kewenangan provinsi ini dapat terus dilanjutkan,” harapnya.

Pada akhir usulannya, Bupati juga memohon kepada Gubernur agar dapat memfasilitasi komunikasi dengan Kementerian Pertanian, guna mengingatkan kembali komitmen pemberian bantuan bibit dan fasilitas pertanian yang sebelumnya disampaikan dalam pertemuan migrasi.

Baca Juga: Sulap Kaniungan Jadi Destinasi Premium, Pemkab Berau Racik Masterplan Wisata Eksklusif

Permintaan tersebut langsung mendapat respons dari Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji. 

Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Wakil Menteri Pertanian agar Kabupaten Berau dapat memperoleh bantuan yang dimaksud.

“Kami akan mencoba membantu terkait kebutuhan bibit kakao dan kelapa. Kami juga sudah berkomunikasi langsung dengan Wakil Menteri Pertanian terkait pelaksanaan bantuan tersebut,” ujarnya.

Sementara Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, mengatakan pelaksanaan musrenbang dalam rangka menyusun rencana kerja pemerintah daerah tahun 2027 ini, merupakan momentum penting untuk merumuskan bersama program pembangunan yang berfokus kepada transformasi ekonomi.

Gubernur menyebutkan, arah pembangunan Kaltim ini selaras dengan tema pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto di Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2027, yakni akselerasi pertumbuhan berkualitas melalui produktivitas, investasi, dan industri.

“Dengan arah pembangunan transformasi ekonomi yang mengedepankan investasi dan hilirisasi, Kaltim perlu menyiapkan fondasi dan instrumen pendukung yang kuat," ungkapnya.

Selain itu, pembangunan infrastruktur yang berkualitas perlu menjadi prioritas utama, terutama yang berkaitan dengan pemenuhan infrastruktur dasar dan infrastruktur konektivitas.

Gubernur berharap, dukungan besar pemerintah pusat terhadap pelaksanaan program/kegiatan APBN. Antaranya peningkatan infrastruktur konektivitas antardaerah di Kalimantan Timur.

Baca Juga: Bangun Budaya Kerja yang Solid, Bupati Sri Juniarsih Minta Penguatan Kinerja dan Integritas ASN

Selain dihadiri kepala daerah, musrenbang juga diikuti jajaran Forkopimda, anggota DPR RI Dapil Kaltim, pimpinan dan anggota DPRD Kaltim, organisasi perangkat daerah , hingga lembaga dan organisasi kemasyarakatan.

Turut mendampingi Bupati Berau, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan, Renny Tririani. Selain itu turut hadir pemangku Adat Kesultanan Gunung Tabur dan Kesultanan Sambaliung. (*/adv/far)

Editor : Faroq Zamzami
#rudy mas'ud #sri juniarsih #kaltim #musrenbang