Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

RSUD Siap Beroperasi, DLHK Berau Fokus Wujudkan Lingkungan Asri

Redaksi • Rabu, 6 Mei 2026 | 20:04 WIB
TINDAK LANJUT: DLHK Berau menindaklanjuti hasil peninjauan Bupati dengan mematangkan kesiapan lingkungan RSUD Tanjung Redeb jelang operasional. KPG
TINDAK LANJUT: DLHK Berau menindaklanjuti hasil peninjauan Bupati dengan mematangkan kesiapan lingkungan RSUD Tanjung Redeb jelang operasional. KPG
PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, turun langsung meninjau fasilitas rumah sakit guna memastikan layanan dan sarana penunjang siap digunakan, meski masih ada sejumlah kekurangan yang terus dibenahi secara bertahap. 

Peninjauan difokuskan pada kesiapan layanan, khususnya untuk rawat jalan yang direncanakan menjadi tahap awal operasional.

Dalam kunjungan itu, bupati mengecek beberapa bagian penting, mulai dari ruang poli, ruang tunggu, hingga fasilitas penunjang lainnya.

“Saya ingin meninjau beberapa tempat, terkhususnya untuk rawat jalan dulu. Karena namanya kita pindahan, itu tidak langsung sempurna, pasti ada kekurangan. Itu yang kita persiapkan dan kita perbaiki, ke depannya tetap on progress,” ujarnya.

Baca Juga: Pemkab Berau Perkuat Kompetensi Pengadaan Barang Jasa

Dijelaskan, pada tahap awal, layanan rawat jalan akan menjadi prioritas. Sementara itu, untuk layanan rawat inap akan disiapkan secara bertahap, termasuk penyediaan tempat tidur yang menjadi salah satu syarat izin operasional rumah sakit.

“Karena kita konsentrasi untuk rawat jalan dulu. Selanjutnya, kita juga menyiapkan beberapa bed untuk rawat inap, karena itu merupakan persyaratan untuk izin operasional,” tambahnya.

Diakui, masih ada sejumlah perlengkapan dan alat kesehatan yang dalam proses pengiriman. Meski sempat mengalami keterlambatan, pihaknya optimistis seluruh kebutuhan dapat segera terpenuhi.

Usai Bupati Berau Sri Juniarsih melakukan peninjauan ke RSUD Tanjung Redeb beberapa waktu lalu, jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau langsung menindaklanjuti sejumlah catatan penting. Terutama kesiapan lingkungan sekitar rumah sakit, menjelang rencana pembukaan operasional.

Kepala DLHK Berau, Zulkifli Azhari, memastikan kesiapan sejumlah aspek pendukung, khususnya yang berkaitan dengan penataan lingkungan, ruang terbuka hijau, serta pengelolaan limbah medis.

Baca Juga: Tak Ada Dana Transfer ke Daerah, Pemkab Berau Atur Ulang Strategi Keuangan

“Kami mulai menata ruang terbuka hijau agar pelayanan rumah sakit dapat berjalan optimal dan ramah lingkungan,” ungkapnya.

Pihaknya menjalankan peran sesuai tugas dan fungsi, terutama dalam memastikan kondisi lingkungan rumah sakit dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang akan memanfaatkan layanan kesehatan di fasilitas tersebut.

Hal ini mencakup penataan ruang terbuka hijau, kebersihan lingkungan, hingga kesiapan area pendukung lainnya.

“Peran DLHK sesuai tupoksi adalah memastikan ruang terbuka hijau, halaman, dan kebersihannya bisa melayani masyarakat dengan baik. Tentu dalam pelaksanaannya kami juga berkolaborasi dengan OPD terkait,” ujarnya.

Dijelaskan, penataan taman di kawasan RSUD Tanjung Redeb difokuskan pada konsep sederhana namun tetap memperhatikan nilai estetika dan kenyamanan.

Area halaman rumah sakit akan ditata agar terlihat lebih asri dan rapi, sehingga dapat memberikan kesan positif bagi pengunjung maupun pasien.

“Untuk taman konsepnya tidak berlebihan, lebih kepada taman halaman kantor pada umumnya. Yang penting terlihat lebih asri dan estetik. Target kami sebelum pembukaan, penataan taman ini sudah selesai diperbaiki,” jelasnya.

Selain penataan fisik lingkungan, DLHK juga memberikan perhatian terhadap kesiapan pengelolaan limbah medis yang menjadi salah satu aspek krusial dalam operasional RSUD.

Ia menegaskan, pihaknya terus melakukan pemantauan secara teknis guna memastikan seluruh sistem berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Dana Karbon Mengalir Ke 77 Kampung, Berau Perkuat Perhutanan Sosial  

“Untuk limbah medis, secara teknis terus kami pantau. Tim kami juga rutin melakukan monitoring di lapangan,” katanya.

Berdasarkan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), RSUD Tanjung Redeb telah dilengkapi dengan fasilitas pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Keberadaan fasilitas ini dinilai penting untuk menjamin pengelolaan limbah medis dilakukan secara aman dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.

Dirinya berharap keberadaan RSUD Tanjung Redeb nantinya tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, tetapi juga tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan. (*/adv/far)

Editor : Faroq Zamzami
#rsud tanjung redeb #pemkab berau #Sri Juniarsih Mas