Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Hasilkan 20 Ton dari Lahan 1,5 Hektare, Warga Dumaring Panen Raya Semangka

Redaksi • Jumat, 8 Mei 2026 | 13:11 WIB
PANEN RAYA: Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan, Berau, berhasil menghasilkan semangka 20 ton dari lahan tidur seluas 1,5 hektare tahun 2026 ini. IST/PROKOPIM
PANEN RAYA: Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan, Berau, berhasil menghasilkan semangka 20 ton dari lahan tidur seluas 1,5 hektare tahun 2026 ini. IST/PROKOPIM

PROKAL.CO, TALISAYAN – Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Amparan Tikar Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan, Kabupaten Berau, menggelar panen raya semangka, Kamis (7/5/2026).

Ketua BUMK Amparan Tikar Dumaring, Muhammad, mengatakan panen raya itu menjadi salah satu bukti pengembangan program ketahanan pangan kampung yang kini mulai menunjukkan hasil positif.

Dari lahan seluas 1,5 hektare, BUMK Amparan Tikar mampu menghasilkan sekitar 20 ton semangka.

Baca Juga: Kebergantungan Tinggi pada Dana Transfer, Pemkab Berau Genjot Peningkatan Pendapatan Asli Daerah

Tak hanya fokus pada budidaya semangka, BUMK juga mulai mengembangkan komoditas jagung di lahan seluas 2 hektare yang saat ini masih dalam tahap pengembangan.

Dikatakan, usaha budidaya semangka tersebut menjadi salah satu unit usaha unggulan kampung yang diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat.

Adapun seluruh proses pengelolaan dilakukan dengan melibatkan warga sekitar, mulai dari pembukaan lahan, penanaman, perawatan hingga masa panen.

“Alhamdulillah hasil panen cukup baik dan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan ke depan. Selain meningkatkan ketahanan pangan, usaha ini juga membuka lapangan kerja dan mendorong peningkatan pendapatan masyarakat maupun desa,” ujarnya.

Program tersebut bersumber dari Dana Desa APBN yang dialokasikan sebesar 20 persen dari pagu dana desa untuk mendukung program ketahanan pangan kampung.

Ia menyebut, hasil panen semangka dari Dumaring juga telah memiliki penampung tetap sehingga pemasaran hasil pertanian masyarakat dapat berjalan lebih lancar.

Saat ini harga jual semangka berada di kisaran Rp 9 ribu per kilogram.

Baca Juga: Kaltim Kejar Target 1,27 Juta Pekerja Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan pada 2026

“Untuk pemasaran kami sudah ada penampung, jadi hasil panen masyarakat bisa langsung terserap,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kampung Dumaring, Salehuddin, mengatakan pemerintah kampung terus memberikan dukungan kepada BUMK melalui penyertaan modal guna memperkuat berbagai unit usaha produktif yang dijalankan.

Selain semangka dan jagung, Kampung Dumaring juga memiliki potensi lain yang terus dikembangkan, seperti sektor perikanan hingga jasa.

Menurutnya, potensi pertanian di kampung tersebut cukup besar dan masih memiliki peluang untuk terus dikembangkan ke depan.

“Sebelumnya kami juga sudah melakukan panen perdana padi gunung. Jadi memang potensi kampung cukup besar untuk terus dikembangkan,” ucapnya.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said, turut menghadiri panen raya tersebut.

Dirinya sangat mengapresiasi pengelolaan BUMK Amparan Tikar yang dinilai mampu memanfaatkan penyertaan modal kampung secara produktif dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Ia menyebut, total penyertaan modal yang telah diberikan kepada BUMK mencapai Rp 200 juta dan sejauh ini sudah menunjukkan hasil yang positif.

Menurutnya, pengembangan sektor pertanian menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan ekonomi masyarakat kampung, terutama di tengah kondisi efisiensi anggaran saat ini.

Baca Juga: Beli Motor Honda, Astra Motor Kaltim 1 Beri Promo “MESRA” Spesial Mei

“BUMK ini mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar sekaligus memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif,” katanya.

“Banyak potensi lokal yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian kampung,” terangnya. (*/adv/far)

Editor : Faroq Zamzami
#muhammad said #panen semangka #berau #panen raya