PROKAL.CO, SAMBALIUNG – Festival Budaya Lesung Osap 2026 di Kampung Bena Baru, Kecamatan Sambaliung, dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setkab Berau, Muhammad Hendratno, yang mewakili Bupati Berau Sri Juniarsih Mas.
Kegiatan tahunan tersebut menjadi bagian dari upaya masyarakat menjaga dan melestarikan budaya Dayak yang masih terus hidup di tengah perkembangan zaman.
Baca Juga: Modernisasi Alat Tangkap hingga Penguatan UMKM, Pemkab Berau Perkuat Hilirisasi Perikanan
Bupati dalam sambutannya yang dibacakan Hendratno, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh budaya dan warga Kampung Bena Baru yang dinilai konsisten menjaga tradisi leluhur melalui pelaksanaan festival budaya tersebut.
“Mewakili Pemkab Berau, kami mengucapkan terima kasih,” ujarnya, Kamis (21/5).
Ia menilai, Festival Lesung Osap bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi bentuk nyata pelestarian adat dan budaya asli suku Dayak di Kabupaten Berau.
Menurutnya, keberlangsungan festival tersebut penting agar generasi muda tetap mengenal tradisi dan identitas budaya daerahnya.
“Ini sebagai upaya merawat adat istiadat dan kebudayaan asli suku Dayak,” katanya.
Hendratno menyebut, Kampung Bena Baru memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai kampung budaya di Kalimantan Timur (Kaltim). Hal itu didukung keberadaan komunitas Dayak yang cukup besar di wilayah tersebut serta masih kuatnya tradisi adat yang dijaga masyarakat.
Baca Juga: Bupati Sri Juniarsih Mas Hadiri Launching Enam Gedung KDMP di Berau
Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata Berau ke depan tidak hanya berfokus pada wisata alam dan bahari, tetapi juga wisata budaya yang memiliki nilai autentik dan daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
“Tidak hanya berorientasi pada wisata alam bahari,” ucapnya.
Ia menjelaskan, kekayaan budaya seperti prosesi adat, kesenian tradisional hingga tarian khas Dayak menjadi aset penting yang harus terus dijaga dan dikenalkan secara luas. Dengan begitu, wisatawan yang datang ke Berau tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga dapat mengenal budaya lokal masyarakat setempat.
“Wisata budaya yang masih terawat dan terjaga keasliannya,” lanjutnya.
Selain sebagai sarana pelestarian budaya, Festival Lesung Osap juga dinilai memiliki peran penting dalam mempererat kebersamaan masyarakat Kampung Bena Baru. Semangat gotong royong dan persatuan masyarakat terlihat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Hendratno mengingatkan masyarakat agar terus menjaga persatuan dan menghormati adat budaya sebagai warisan para leluhur. “Kita harus menjaga persatuan dan kesatuan,” tegasnya.
Baca Juga: Pemkab Berau Dukung Pengelolaan Sampah Terpadu demi Pariwisata Berkelanjutan
Pada kesempatan itu, turut dilaksanakan peresmian Kantor Kepala Kampung Bena Baru yang baru. Pemerintah Kabupaten Berau berharap keberadaan kantor tersebut mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung kinerja aparatur kampung.
Selain itu, status Kampung Bena Baru yang saat ini telah masuk kategori kampung maju diharapkan dapat terus meningkat menjadi kampung mandiri melalui dukungan dan kontribusi seluruh elemen masyarakat. (*/adv/far)
Editor : Faroq Zamzami