Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Wabup Berau Gamalis Kawal Penambahan Juru Sembelih di RPH Gunung Tabur 

Redaksi • Senin, 1 Juni 2026 | 10:03 WIB
Gamalis. KPG
Gamalis. KPG

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis, memberikan perhatian terhadap keterbatasan jumlah personel juru sembelih di Rumah Potong Hewan (RPH) Gunung Tabur.

Kondisi ini dinilai perlu segera ditindaklanjuti agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Baca Juga: Tinjau Dermaga Sidayang, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas Tekankan Kebersihan Gerbang Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Pulau Derawan

Dalam kunjungannya ke RPH itu, Gamalis meminta kepala RPH untuk segera mengusulkan kebutuhan tenaga juru sembelih kepada pemerintah daerah.

Ia menegaskan, persoalan tersebut tidak boleh diabaikan mengingat peran penting RPH dalam mendukung ketersediaan layanan pemotongan hewan yang aman dan nyaman. “Segera diusulkan dan jangan sampai dilupakan,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan tenaga juru sembelih yang memadai menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran operasional RPH, terutama saat permintaan layanan meningkat.

Pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan terhadap kebutuhan fasilitas maupun sumber daya manusia yang diperlukan.

Gamalis menegaskan, perhatian terhadap RPH merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan dengan baik,” katanya.

Baca Juga: Wabup Berau Gamalis Upayakan Penambahan Fasilitas BLK Tahun Depan

Dengan adanya penambahan personel, diharapkan operasional RPH Gunung Tabur semakin optimal sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih nyaman, cepat, dan sesuai standar kepada masyarakat Berau.

Kepala UPTD RPH Gunung Tabur, Nanang Ardhiansyah, menyoroti kebutuhan penambahan sumber daya manusia di RPH. Menurutnya, jumlah personel yang ada saat ini masih sangat terbatas dibanding daerah lain.

Ia mencontohkan, di Kota Bontang yang hanya menangani satu jenis pemotongan sapi dengan luas area kurang dari satu hektare, jumlah personelnya mencapai 15 orang. “Kalau di Berau hanya ada empat,” katanya.

Nanang juga membandingkan dengan daerah lain seperti Purwakarta yang memiliki hingga 22 personel untuk menunjang operasional rumah potong hewan. Karena itu, pihaknya berharap ada perhatian terhadap penambahan tenaga agar pelayanan RPH dapat semakin maksimal, terutama pada momen besar seperti Iduladha. (*/adv/far)

Editor : Faroq Zamzami
#rph gunung tabur #gamalis #berau