Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Cek Embung, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas Minta Mesin Pengelolaan Air Bersih Dipindah Tahun Depan

Redaksi • Selasa, 9 Juni 2026 | 06:07 WIB
PENINJAUAN: Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat meninjau kondisi embung air di Maratua. KPG
PENINJAUAN: Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat meninjau kondisi embung air di Maratua. KPG

PROKAL.CO, MARATUA – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, meninjau sejumlah proyek strategis pemerintah daerah di Pulau Maratua, Jumat (5/6/2026).

Salah satunya pembangunan Embung Air Maratua. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat progres pekerjaan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan lanjutan agar fasilitas tersebut dapat segera memberikan manfaat bagimasyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Sri Juniarsih menegaskan bahwa pemerintah daerah tengah mencari solusi yang efektif dan efisien agar pembangunan yang telah berjalan tidakmemerlukan tambahan anggaran besar, tapi tetap dapatsegera difungsikan.

Baca Juga: Pemkab Berau Usulkan Perpanjangan Dermaga Maratua kepada Pemerintah Pusat

Dikatakannya, embung air diproyeksikan menjadi salah satu solusi penyediaan air bersih bagi masyarakat. Dari hasil peninjauan, pemerintah menemukan opsi yang dinilai lebih hemat dibandingkan rencana pembangunan sistem baru.

Menurutnya, fasilitas pengolahan air bersih yang saat ini berada di lokasi lama, dapat dipindahkan ke kawasan embung sehingga mampu memanfaatkan sumber air yang tersedia dan langsung didistribusikan kepada masyarakat.

Dari hasil evaluasi tersebut, pemerintah daerah memperoleh kesimpulan bahwa pemindahan fasilitas pengolahan air merupakan langkah yang lebih realistis dan hemat.

“Kita bisa hemat Rp 10 miliar dengan memindahkan alat pengelola air bersih di lokasi lama ke dekat embung agar bisa disalurkan kepada masyarakat, dibanding harus menyediakan alat pengelolaan air bersih yang baru,” jelasnya.

Baca Juga: Genangan Air Jadi Perhatian, Bupati Berau Instruksikan DLHK Lakukan Penanganan

Sri Juniarsih mengatakan lahan untuk relokasi fasilitastersebut telah tersedia. Pemerintah daerah menargetkan proses persiapan dapat dimulai melalui APBD Perubahan 2026.

Menurutnya, kebutuhan air bersih menjadi persoalan yang harus segera ditangani karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat Maratua. Meski belum mampu memenuhi seluruhkebutuhan warga, langkah tersebut diharapkan menjadi solusiawal yang dapat segera dirasakan manfaatnya.

“Air bersih ini kan kebutuhan dasar masyarakat yang harusdiselesaikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, opsi pembangunan sistem desalinasi masih memerlukan banyak pertimbangan, terutama dari sisi biaya investasi yang cukup tinggi. Karena itu, pemerintah memilih memaksimalkan aset yang telah dimiliki agar pelayanan kepada masyarakat dapat segera berjalan.

Baca Juga: Seleksi JPT Pratama Berlanjut, Sekkab Berau Harap Hasilkan Pejabat Terbaik

Pemerintah daerah menargetkan proses persiapan, termasukpembangunan pondasi dan sarana pendukung lainnya, dapatdilakukan tahun ini, sedangkan pemindahan alat pengolahanair bersih ditargetkan mulai terealisasi pada 2027. (*/adv/far)

Editor : Faroq Zamzami
#maratua #Sri Juniarsih Mas #embung