Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Wabup Berau Gamalis Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Redaksi • Kamis, 25 Juni 2026 | 20:51 WIB
SENSUS: BPS Berau mencanangkan SE 2026 di Kabupaten Berau yang diikuti oleh seluruh pemangku kepentingan, Selasa, 23 Juni 2026. KPG
SENSUS: BPS Berau mencanangkan SE 2026 di Kabupaten Berau yang diikuti oleh seluruh pemangku kepentingan, Selasa, 23 Juni 2026. KPG

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Badan Pusat Statistik (BPS) Berau mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang digelar di Ruang RPJPD Bapelitbang Berau, Selasa (23/6/2026).

Pencanangan ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama oleh para pemangku kepentingan sebagai bentuk dukungan untuk menyukseskan pelaksanaan sensus ekonomi mendatang.

Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis, menegaskan, SE 2026 merupakan instrumen penting untuk memotret kondisi dunia usaha secara riil, termasuk yang berkembang di Kabupaten Berau. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi acuan dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan ekonomi di daerah.

Baca Juga: Pemkab Berau Dorong Pengembangan Wisata Pedalaman 

Menurutnya, melalui data yang akurat pemerintah dapat mengetahui sektor usaha yang berkembang maupun sektor yang masih membutuhkan dukungan dan perhatian.

Selain itu, SE juga akan memberikan gambaran mengenai persebaran usaha masyarakat, daya saing sektor pariwisata dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga potensi investasi dan penciptaan lapangan kerja.

“Pembangunan harus direncanakan dengan baik. Dalam proses perencanaan itu dibutuhkan berbagai macam data. Data sangat diperlukan untuk memastikan kebijakan pemerintah tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat,” kata Gamalis.

Ia menilai, pembangunan tanpa didukung data yang akurat berisiko menimbulkan kebijakan yang tidak efektif. Karena itu, pelaksanaan SE 2026 menjadi agenda yang sangat penting bagi pemerintah daerah.

“Ketika melakukan pembangunan tanpa data, artinya sama saja merencanakan kehancuran. Tentu kita tidak ingin hal itu terjadi,” tegasnya.

Gamalis pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan SE 2026 dengan memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas sensus saat pendataan dilakukan.

Tak hanya masyarakat, dukungan juga diharapkan datang dari seluruh perangkat daerah, camat, lurah, ketua RT, organisasi kemasyarakatan, perguruan tinggi, hingga seluruh pemangku kepentingan lainnya.

“Saya mengajak seluruh perangkat daerah untuk berpartisipasi aktif sehingga sensus ekonomi dapat berjalan dan berhasil sesuai harapan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Berau, Yudi Wahyudin, menekankan pentingnya data dan informasi dalam mendukung pembangunan. Menurutnya, kebijakan pembangunan yang baik harus disusun berdasarkan data dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Silaturahmi dengan PLN, Wabup Berau Gamalis Dorong Percepatan Listrik Desa

Adapun SE 2026 merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara berkala untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai aktivitas ekonomi di Indonesia.

“SE dilakukan secara berkesinambungan. Kegiatan ini bertujuan menyediakan data seluruh kegiatan ekonomi yang akan menjadi dasar penyusunan kebijakan dan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah,” jelasnya.

Hasil SE 2026 juga akan memberikan informasi mengenai struktur ekonomi berdasarkan sektor maupun wilayah. Data tersebut menjadi salah satu dasar dalam penyusunan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), mengingat struktur ekonomi dan pola konsumsi masyarakat terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu.

Selain itu, SE 2026 juga akan menghasilkan informasi terkait ekonomi digital dan aspek lingkungan. Pertumbuhan ekonomi saat ini harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.

“SE 2026 juga akan memberikan gambaran mengenai perkembangan ekonomi digital serta lingkungan berbagai dimensi ekonomi baru yang berkembang saat ini,” katanya.

Perubahan pola konsumsi masyarakat akibat pandemi Covid-19, perkembangan teknologi digital, urbanisasi, perubahan demografi, metode transaksi keuangan, ekonomi gig, transisi energi hijau, hingga pengaruh ekonomi global menjadi alasan penting dilaksanakannya sensus ekonomi.

Baca Juga: Punya Posisi Strategis, RRI Berencana Buka Studio Produksi di Berau, Ini Respons Bupati

“Pandemi Covid-19 telah mengubah pola konsumsi masyarakat menjadi lebih banyak berbasis online. Perubahan-perubahan seperti ini perlu dipetakan untuk mengetahui dampaknya terhadap struktur ekonomi,” ujarnya.

Adapun data yang akan dikumpulkan dalam sensus meliputi identitas dan direktori usaha, karakteristik usaha, dimensi ekonomi baru, keterkaitan dengan program pemerintah, hingga kinerja keuangan. Seluruh data tersebut nantinya akan diolah dan disajikan dalam bentuk agregat sebagai dasar penyusunan kebijakan.

Karena itu, dirinya berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan dukungan penuh agar pelaksanaan SE 2026 di Kabupaten Berau berjalan sukses dan menghasilkan data yang berkualitas. (*/adv/far)

Editor : Faroq Zamzami
#sensis ekonomi #gamalis #berau #bps