Job Fair di Berau Digelar Dua Hari, Ada 23 Perusahaan yang Ikut, dari Pertambangan hingga Hotel  

Redaksi • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 15:32 WIB
DIPADATI PELAMAR: Pelaksanaan job fair tahun lalu yang digelar Disnakertrans Berau dipenuhi pelamar kerja. IZZA/BERAU POST
DIPADATI PELAMAR: Pelaksanaan job fair tahun lalu yang digelar Disnakertrans Berau dipenuhi pelamar kerja. IZZA/BERAU POST

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Agenda Job Fair 2026 yang bakal digelar dua hari, pada 29-30 Juli 2026 di SM Tower, Kabupaten Berau, dan akan diikuti 23 perusahaan dari berbagai sektor.

Kepada Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau, Anang Saprani, mengaku untuk pelamar yang sudah mendaftar melalui online menyentuh angka 2.664 pelamar. Angka ini kemungkinan akan bertambah.

“Dari 23 itu dipastikan akan bertambah, biasa hari H ada manajemen baru,” ungkapnya, Selasa (28/7/2026).

Baca Juga: NAM Air Hentikan Sementara Rute Sampit–Jakarta, Dishub Kotim Usulkan Penambahan Armada Super Air Jet

Anang menjelaskan, 23 perusahaan yang mendaftar tersebut tidak hanya bergerak di bidang pertambangan dan perkebunan. Ada beberapa waralaba, restoran dan hotel, serta beberapa kafe. “Ini baru pertama ada sektor lain ikut,” ujarnya.

Ia menegaskan, job fair ini diharapkan tidak hanya menggugurkan kewajiban, tapi juga perusahaan wajib untuk menerima pelamar sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan. Bagi pelamar yang juga tidak diterima, agar bisa dihubungi oleh manajemen. 

Anang menegaskan, banyak laporan masuk ke dirinya, baik melalui WhatsApp ataupun medsos Disnakertrans, terkait banyak pelamar telah melakukan berbagai tes namun tidak ada kelanjutan.

“Maksud saya, mau diterima atau tidak tetap dihubungi, agar pelamar tidak menunggu,” tegasnya.

“Misal gagal di kesehatan, diberi tahu saja kepada pelamar,” tambahnya.

Pelaksanaan job fair kali ini tidak hanya diikuti oleh perusahaan dari Berau. Ada perusahaan dari luar Berau yang membuka lowongan kerja (loker) di Berau.

Ditekankan, agar perusahaan luar Berau yang membuka loker di Berau mengutamakan masyarakat ber-KTP Berau.

“Sudah saya sampaikan, dan mereka setuju,” katanya.

Baca Juga: Buntut Kasus Pengeroyokan Guru SD di Balikpapan Timur: Polisi Tetapkan Satu Tersangka Dewasa dan Dua Pelajar Berstatus ABH

Di sisi lain, ia meminta perusahaan yang banyak sub kontraktornya juga diharapkan melaporkan tenaga kerja. Hal ini bertujuan juga untuk tertib administrasi dan apabila ke depan ada masalah, bisa diproses dengan semestinya.

“Perusahaan yang enggan memberikan data, akan ditegur, mulai dari Bupati hingga ke provinsi,” tegasnya.

Ia berharap, agar kegiatan job fair dimanfaatkan sebaik mungkin, selain itu, pembukaan loker tetap dilakukan apabila ada kesempatan. “Tetap update jangan ditutup-tutupi,” paparnya.

Disinggung mengenai job desk untuk penyandang disabilitas, Anang menegaskan, bahwa ada juga loker yang sudah disiapkan.

“Itu ada, kami sudah sampaikan ke manajemen, sesuai amanat Perda 8/2018 tentang Perlindungan Tenaga Kerja Lokal,” tuturnya.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said, menegaskan penyelenggaraan job fair merupakan bagian dari langkah pemerintah daerah menekan angka pengangguran terbuka.

Jumlah pencari kerja setiap tahun terus bertambah seiring pertumbuhan penduduk usia produktif dan migrasi dari luar daerah. Faktor lain yang memengaruhi adalah tingginya upah minimum kabupaten (UMK) Berau yang bahkan lebih tinggi dibanding upah minimum provinsi (UMP).

Baca Juga: Musda Golkar Samarinda Digelar 8 Agustus, Andi Satya Siap Terima Mandat

Pemkab berkomitmen memberikan fasilitas Balai Latihan Kerja (BLK) gratis untuk meningkatkan profesionalitas tenaga kerja lokal. Ia juga meminta perusahaan di Berau agar memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam perekrutan.

“Perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Berau jangan mengabaikan tenaga kerja lokal. Itu tanggung jawab kita bersama, dan kesejahteraan mereka harus jadi prioritas,” tegasnya.

Ia pun meminta Disnakertrans Berau untuk terus melakukan pendampingan, monitoring, serta evaluasi tata kelola ketenagakerjaan agar memberikan kebermanfaatan bagi semua pihak. Harapannya, melalui job fair banyak tenaga kerja berkualitas yang terserap dan mampu bersaing sesuai kebutuhan perusahaan. (aja/far)

Editor : Faroq Zamzami
berau pertambangan job fair