Asap Karhutla Ancam Berau, Otoritas Bandara Kalimarau Pastikan Take-Off dan Landing Masih Aman

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:24 WIB
Kabut asap yang melanda Berau akibat kebakaran hutan dan lahan sementara belum mengganggu jarak pandang pilot untuk landing maupun take off di Bandara Kalimarau.
Kabut asap yang melanda Berau akibat kebakaran hutan dan lahan sementara belum mengganggu jarak pandang pilot untuk landing maupun take off di Bandara Kalimarau.
 
PROKAL.CO- Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai mengepul dan menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Berau. Kendati kualitas udara mulai terpapar asap, Badan Pengelola Layanan Umum (BLU) Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau memastikan operasional penerbangan hingga saat ini masih berjalan aman dan lancar.

Kepala BLU UPBU Bandara Kalimarau, Patah Atabri, menegaskan bahwa jarak pandang (visibility) di area landasan pacu masih sangat ideal untuk proses pendaratan (landing) maupun lepas landas (take-off).

"Untuk saat ini kondisi di Bandara Kalimarau masih aman. Jarak pandang masih di atas 5.000 meter atau 5 kilometer. Sementara batas minimal visibilitas untuk pesawat yang mendarat hanya 600 meter, sehingga operasional take-off dan landing masih aman," ujar Patah.

Antisipasi Edaran Darurat dan Stabilitas Penerbangan

Menghadapi ancaman karhutla yang memburuk, pihak otoritas bandara telah menerima surat edaran panduan antisipasi jika sewaktu-waktu ketebalan asap memicu penurunan jarak pandang secara drastis. Meski demikian, Patah memastikan belum ada dampak penerbangan yang terganggu akibat kabut tersebut.

Mengenai dinamika maskapai, Patah juga meluruskan bahwa perubahan frekuensi pada rute Surabaya-Berau—yang sebelumnya melayani penerbangan 7 kali sepekan menjadi 4 kali sepekan—murni merupakan kebijakan situasional maskapai dan sama sekali tidak berkaitan dengan isu kabut asap.

"Secara umum kondisi penerbangan masih normal. Tidak ada perubahan yang signifikan dan tidak ada gangguan operasional saat ini," tegasnya. Pihak Bandara Kalimarau berjanji akan terus memantau perkembangan cuaca secara intensif dan berkoordinasi dengan stakeholder terkait guna menjamin keselamatan serta kenyamanan para penumpang. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
berau