Komitmen Dukung UMKM, Mulai Pelatihan, Pendampingan dan Kurasi Melibatkan Profesional

Redaksi • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 07:30 WIB
DUKUNG UMKM: Pemkab Berau terus memperkuat dukungan bagi pelaku usaha lokal, dengan ragam pelatihan dan pendampingan. KPG
DUKUNG UMKM: Pemkab Berau terus memperkuat dukungan bagi pelaku usaha lokal, dengan ragam pelatihan dan pendampingan. KPG

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sektor tersebut dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat sehingga penguatan tidak hanya dilakukan melalui bantuan, tetapi juga pendampingan dan peningkatan kapasitas pelaku usaha.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengatakan pengembangan UMKM menjadi salah satu perhatian Pemkab Berau.

Upaya tersebut dilakukan melalui sejumlah perangkat daerah, khususnya Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau.

Baca Juga: Tak Lengah meski Tren Turun, Karhutla Masih Jadi Perhatian Pemkab Berau

Menurutnya, pendampingan diperlukan agar pelaku UMKM mampu menghasilkan produk yang semakin terarah dan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Pelatihan juga terus diberikan untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha, mulai dari proses produksi hingga pengembangan kualitas produk.

“UMKM benar-benar menjadi perhatian kami. Penguatan terus dilakukan melalui Diskoperindag,” ujarnya.

Sri Juniarsih menyebut, pemerintah tidak hanya mendorong pelaku usaha dari sisi produksi.

Kolaborasi dengan berbagai pihak juga dibutuhkan agar pelaku UMKM mendapatkan masukan yang sesuai dengan kebutuhan industri dan perkembangan pasar.

Salah satu bentuk kolaborasi tersebut dilakukan melalui konsultasi dengan pihak yang memiliki kompetensi di bidangnya.

Pemkab Berau, kata dia, juga membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan arahan dari para pakar, termasuk Penata Busana Nasional Ivan Gunawan.

Keterlibatan pihak profesional diharapkan dapat memberikan perspektif baru bagi pelaku usaha dalam mengembangkan produknya.

Terutama untuk produk kerajinan dan fesyen yang membutuhkan penguatan dari sisi desain, kualitas, hingga kemampuan menyesuaikan produk dengan selera pasar.

“Kita terus berupaya meningkatkan kualitas, termasuk berkonsultasi dengan para pakar,” jelasnya.

Baca Juga: Bupati Sri Juniarsih Cermati Munculnya Kabut Asap meski Karhutla di Berau Terkendali

Selain pendampingan, Pemkab Berau juga terus menjalankan berbagai kegiatan pelatihan bagi pelaku UMKM.

Program tersebut dibiayai melalui dukungan keuangan daerah maupun kerja sama dengan pihak ketiga.

Dirinya menegaskan, pengembangan UMKM membutuhkan proses yang berkelanjutan.

Karena itu, pemerintah tidak hanya memberikan pelatihan dalam satu kesempatan, tetapi berupaya membangun ekosistem pendampingan agar pelaku usaha dapat berkembang secara bertahap.

Dengan penguatan kapasitas, peningkatan kualitas produk dan perluasan jejaring pemasaran, UMKM Berau diharapkan mampu memiliki daya saing lebih baik dan tidak hanya mengandalkan pasar lokal. (adv/far)

Editor : Faroq Zamzami
umkm berau Sri Juniarsih Mas