Bupati Berau Perjuangkan Kebutuhan Transportasi Daerah

Redaksi • Dipublikasikan Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:00 WIB
USULKAN BANTUAN: Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat melakukan audiensi dengan Dirjen Perhubungan Darat, Kemenhub, Aan Suhanan, Kamis, 8 Oktober 2026. ISTIMEWA/PROKOPIM SETKAB BERAU
USULKAN BANTUAN: Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat melakukan audiensi dengan Dirjen Perhubungan Darat, Kemenhub, Aan Suhanan, Kamis, 8 Oktober 2026. ISTIMEWA/PROKOPIM SETKAB BERAU

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus mengupayakan dukungan pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana transportasi darat.

Sejumlah usulan disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan, Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, Kamis (8/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Sri Juniarsih bertemu dengan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub RI, Aan Suhanan. Audiensi itu turut didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, Rusnan Hefni, beserta jajarannya.

Ada beberapa usulan yang disampaikan Pemkab Berau, di antaranya pengadaan bus untuk anak sekolah, pengembanganlayanan Bus Trans Berau, penerangan jalan umum (PJU), serta dukungan sarana dan prasarana transportasi daratlainnya.

Baca Juga: Temui Menteri Ketenagakerjaan, Bupati Berau Bahas Peningkatan SDM hingga Program Pelatihan

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengatakan dukungan pemerintah pusat diperlukan untuk membantu memenuhikebutuhan transportasi masyarakat.

Menurutnya, ketersediaan sarana transportasi yang memadai dapat mempermudah mobilitas warga, terutama dalam menunjang aktivitas sehari-hari.

“Selain untuk kepentingan masyarakat, peningkatan konektivitas darat juga dinilai penting bagi pengembangan pariwisata Berau,” terangnya.

Kabupaten Berau memiliki sejumlah destinasi unggulan yang menjadi daya tarik wisatawan, termasuk kawasan yang masukdalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah Pulau Maratua, yang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata andalan Berau dengan potensi menarik wisatawan dari dalammaupun luar negeri.

Karena itu, Pemkab Berau berharap usulan yang telah disampaikan kepada Kemenhub dapat memperoleh perhatian dan dukungan, sehingga kebutuhan transportasi di daerah bisadipenuhi secara bertahap.

“Kami berharap apa yang kami sampaikan dan kami mohonkan dapat menjadi perhatian dan diprioritaskan, sehingga dapat direalisasikan untuk mempermudah aksesmasyarakat sekaligus menunjang konektivitas menuju kawasan pariwisata di Kabupaten Berau,” ujarnya.

Baca Juga: Bupati Berau Hadiri Rapat Tapal Batas Berau-Kutim, Tak Ada Kesepakatan, Dibawa ke Pusat

Pemkab Berau berharap dukungan dari pemerintah pusat dapat membantu mendorong pemerataan layanan transportasi, sekaligus meningkatkan akses menuju sejumlah wilayah yang memiliki potensi pariwisata.

Pengembangan transportasi darat tersebut juga diharapkan dapat mendukung aktivitas masyarakat dan memperkuat konektivitas antarkawasan di Kabupaten Berau.

Sebelumnya, Dishub Berau terus mematangkan program pengembangan angkutan umum dan bus sekolah.

Dalam waktu dekat, usulan tersebut akan dibawa ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mendapatkan dukunganbantuan armada.

Kepala Dishub Berau, Rusnan Hefni, mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan dasar sebagai bagian daripengembangan sistem transportasi darat di Kabupaten Berau.

Salah satunya dengan menyusun jaringan transportasi daratuntuk tahun 2026.

“Untuk Dishub sendiri telah melakukan persiapan dasar, yaitu membuat jaringan transportasi darat di tahun 2026,” ujarnya.

Menurutnya, penyusunan jaringan tersebut menjadi salah satu dasar dalam mengupayakan bantuan kendaraan dari pemerintah pusat. Dishub Berau mengusulkan bantuan berupabus angkutan umum maupun bus yang diperuntukkan bagipelajar.

Komponen yang diusulkan nantinya mencakup bus sekolahdan bus angkutan umum.

Keberadaan armada tersebutdiharapkan dapat mendukung kebutuhan mobilitasmasyarakat, sekaligus memperluas akses transportasi bagipelajar di sejumlah wilayah.

Rusnan menjelaskan, skema awal pengadaan armada dibagi berdasarkan karakteristik wilayah Kabupaten Berau.

Pembagian tersebut mencakup empat kawasan, yakni pesisir, pedalaman, perkotaan, dan kepulauan.

Untuk wilayah pesisir, Dishub Berau mengusulkan dua unit bus. Sementara wilayah pedalaman juga mendapat alokasi usulan sebanyak dua unit. 

Kemudian, dua unit lainnya direncanakan untuk kawasan perkotaan dan dua unit untukwilayah kepulauan.

Dengan skema awal tersebut, total terdapat delapan unit armada yang akan diusulkan kepada Kemenhub.

Namun, jumlah tersebut masih menjadi bagian dari pembahasan dan pengajuan sehingga pelaksanaannya tetap menyesuaikankebijakan serta dukungan pemerintah pusat.

Baca Juga: Tak Lengah meski Tren Turun, Karhutla Masih Jadi Perhatian Pemkab Berau

Dishub berharap pengembangan jaringan angkutan umumtersebut tidak hanya memberikan manfaat terhadap mobilitasmasyarakat.

Lebih jauh, keberadaan transportasi yang lebihterintegrasi diharapkan dapat menunjang sektor-sektorstrategis di Berau.

“Diharapkan sektor pariwisata dan pertanian juga bisaterdorong,” jelasnya.

Menurut Rusnan, dukungan transportasi menjadi salah satu kebutuhan dalam menghubungkan masyarakat denganberbagai pusat aktivitas.

Terutama di daerah yang memilikijarak cukup jauh dari pusat perkotaan maupun kawasanpelayanan publik.

Melalui pengajuan ke Kemenhub, Dishub Berau berharapprogram bus sekolah dan angkutan umum dapat memperoleh dukungan sehingga rencana pengembangan jaringantransportasi darat bisa direalisasikan secara bertahap. (adv/far)

Editor : Faroq Zamzami
kemenhub berau Sri Juniarsih Mas