Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Berharap Ada Perbaikan Keraton

uki-Berau Post • Minggu, 1 Maret 2020 | 11:36 WIB
DAPAT PERHATIAN: Museum Batiwakkal di Kecamatan Gunung Tabur yang selalu mendapat dukungan dari pihak PT Berau Coal.
DAPAT PERHATIAN: Museum Batiwakkal di Kecamatan Gunung Tabur yang selalu mendapat dukungan dari pihak PT Berau Coal.

GUNUNG TABUR – Keberadaan Perusahaan di Bumi Batiwakkal -sebutan Kabupaten Berau- sangat dirasakan manfaatnya, khususnya di wilayah Kecamatan Gunung Tabur. Salah satunya keberadaan PT Berau Coal.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap wisata di Kabupaten Berau, PT Berau Coal selalu mendukung kegiatan-kegiatan di Gunung Tabur. Baik itu kegiatan budaya, kesenian, termasuk pembangunan infrastruktur. Seperti yang belum lama ini dilakukan, yakni membangun landmark ‘Gunung Tabur’ sebagai salah satu ikon di wilayah ini. 

Pembangunan landmark yang merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), ini mendapat apresiasi dari Kesultanan Gunung Tabur.

Sultan Gunung Tabur, Adji Bachrul Hadi mengatakan, sampai saat ini kerja sama Kesultanan Gunung Tabur dengan perusahaan, khususnya PT Berau Coal masih sangat baik. Sejauh ini, perusahaan tersebut selalu memperhatikan dan merespons setiap usulan yang disampaikan.

“Landmark Gunung Tabur yang ada di depan Museum Batiwakkal, merupakan bantuan dari PT Berau Coal. Perusahaan itu juga  dengan kesultanan selalu memperhatikan kalau ada hal-hal yang sekiranya memerlukan dan membutuhkan orang kedua,” ujarnya kepada Berau Post Sabtu (29/2).

Bukan hanya itu, PT Berau Coal juga selalu peduli terhadap kelangsungan dan perkembangan Museum Batiwakkal. Salah satunya seperti perbaikan bangunan museum. “Kami saat ini masih mengajukan untuk pembangunan keraton. Karena memang mengeluarkan dana tak sedikit, saya harap PT Berau Coal bisa membantu, serta perusahaan lain membantu melakukan perbaikan keraton,” jelasnya.

Adji Bachrul Hadi juga mengharapkan ada instansi terkait yang bisa selalu membantu dalam menjaga museum Gunung Tabur. “Jadi saya juga memiliki keinginan untuk menyatukan semua makam sultan ke satu tempat termasuk orangtua saya yang saat ini dimakamkan di Samarinda,” katanya.

Pihaknya pun menyampaikan terima kasih kepada perusahaan-perusahaan, khususnya PT Berau Coal yang selalu peduli terhadap kelangsungan Kesultanan Gunung Tabur. Adji Bachrul Hadi juga berharap semua perusahaan yang beroperasi di daerah ini bisa selalu membantu baik itu infrastruktur maupun kebudayaan. 

“Jadi saya menegaskan sampai saat ini semua perusahaan khususnya PT Berau Coal sangat baik. Dan saya berharap ke depan perusahaan bisa melakukan perbaikan keraton Gunung Tabur agar bisa terlihat lebih baik,” pintanya.

Sementara itu, Koordinator Museum Batiwakkal, Aji Sujaidi juga membenarkan bahwa sejauh ini bantuan dari perusahaan untuk kegiatan di keraton selalu datang. “Untuk saat ini memang semua kegiatan kami selalu didukung oleh perusahaan, bahkan semua kegiatan kami selalu disupport, baik dana ataupun semua acara,” terangnya.

Beberapa bantuan yang rutin diterima adalah untuk operasional keraton dan juga bantuan kegiatan pelatihan tari yang dilaksanakan di Keraton Gunung Tabur. Dia pun berharap kepada PT Berau Coal untuk selalu mendukung semua kegiatan yang dilakukan Kesultanan Gunung Tabur ini. “Sejauh ini memang semua kegiatan kami selalu didukung. Mudah-mudahan hal ini ke depannya bisa lebih baik lagi,” pungkasnya. (*/aky/***/har)

Editor : uki-Berau Post
#Advertorial