Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Sempat Turun, Harga Emas Berkilau Lagi

izak-Indra Zakaria • 2020-04-22 11:45:31
Sempat menurun pada pekan lalu, harga jual emas PT Aneka Tambang (Antam) kembali bangkit dan berada di posisi Rp 924 ribu per gram pada perdagangan Selasa (21/4) atau naik Rp 7.000 dari Rp 917 ribu per gram pada Senin (20/4).
Sempat menurun pada pekan lalu, harga jual emas PT Aneka Tambang (Antam) kembali bangkit dan berada di posisi Rp 924 ribu per gram pada perdagangan Selasa (21/4) atau naik Rp 7.000 dari Rp 917 ribu per gram pada Senin (20/4).

SAMARINDA - Sempat menurun pada pekan lalu, harga jual emas PT Aneka Tambang (Antam) kembali bangkit dan berada di posisi Rp 924 ribu per gram pada perdagangan Selasa (21/4) atau naik Rp 7.000 dari Rp 917 ribu per gram pada Senin (20/4). Harga pembelian kembali (buyback) juga naik Rp 7.000 per gram dari Rp 816 ribu menjadi Rp 823 ribu per gram.

Manager Galeri Antam 24 Samarinda Fevi Oliviani mengatakan, dalam sepekan terakhir harga logam cenderung turun, namun masih dalam taraf wajar dan stabil. Harga logam mulia sejak pekan terakhir Maret 2020 masih bertahan di kisaran angka Rp 900 ribu per gram.

“Setelah sebelumnya harga terus menanjak, sepekan terakhir harga emas cenderung turun. Namun tak signifikan,” ujarnya. Untuk di Samarinda, harga emas berada di level Rp 941 ribu per gram. Sementara buyback masih berkisar di Rp 821 ribu per gram.

Fluktuasi harga tersebut, tambah Oliviani berpengaruh pada harga jual dan beli. Namun tetap berbeda dan tidak bisa disamakan. “Misal nasabah kemarin membeli dengan harga Rp 941 ribu dan ingin mendapatkan harga jual Rp 941 ribu juga, ini tidak bisa. Tetap akan terjadi selisih sekitar Rp 100 ribu,” terangnya.

Walau sempat menurun, minat masyarakat untuk berinvestasi logam mulia masih ada. Tercatat pada Maret 2020 lalu, total penjualan Galeri Antam 24 Samarinda mencapai 1.279 gram emas Antam. “Tidak semua nasabah membeli kepingan logam, ada pula nasabah yang menabung. Jadi langsung kita totalkan gram-nya,” imbuhnya.

Pihaknya belum bisa memprediksi, namun kenaikan dan penurunan harga pasti terjadi. Walaupun saat ini terjadi pandemi Covid-19, kenaikan dan penurunan harga pasti stabil setiap harinya. “Jadi berbeda dengan rupiah yang dapat naik dan turun secara drastis. Untuk emas sendiri, kenaikan dan penurunan lebih stabil. Tidak langsung drastis,” jelasnya.

Oliviani menuturkan, kemungkinan untuk kembali ke angka Rp 800 ribu per gram mungkin bisa saja, namun sangat kecil. “Dengan naik ke angka Rp 900 ribu per gram sudah lumayan sekali dan bagus sebenarnya, cenderung kecil kemungkinannya untuk turun ke Rp 800 ribu lagi,” tuturnya.

Dalam menyikapi imbauan pemerintah terkait social distancing, pihaknya kini melakukan strategi pengurangan orang berkumpul dalam satu area, dengan cara nasabah dapat melakukan transaksi secara online menggunakan aplikasi Pegadaian Digital. “Jadi masyarakat yang ingin melakukan transaksi gadai, jual, perpanjang gadai dan sebagian bisa langsung melalui aplikasi secara online,” terangnya.

Ia menambahkan, untuk Galeri 24 Samarinda saat ini juga telah melakukan penjualan secara online melalui website galeri katalog 24. “Nasabah bisa mengakses galeri24.co.id, dan bertransaksi secara online, dengan pengantaran melalui jasa kurir. Hingga saat ini stok logam mulia masih aman,” ungkapnya. (*/ain/ndu2/k18)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Ekonomi Kaltim #Bisnis Kaltim