Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pasar RO Ulin Pindah Mulai 13 Februari, Baru 238 Mendaftar Ulang

miminradar-Radar Banjarmasin • Kamis, 11 Februari 2021 - 19:26 WIB
SIAP DITEMPATI: Kondisi pasar baru di Jalan RO Ulin, Loktabat Selatan kemarin (9/2). Tempat ini segera difungsikan. Pemko Banjarbaru menjadwalkan, para pedagang di Pasar Bauntung sudah mulai pindah ke tempat ini pada 13 Februari 2021. | FOTO: SUTRISNO/RAD
SIAP DITEMPATI: Kondisi pasar baru di Jalan RO Ulin, Loktabat Selatan kemarin (9/2). Tempat ini segera difungsikan. Pemko Banjarbaru menjadwalkan, para pedagang di Pasar Bauntung sudah mulai pindah ke tempat ini pada 13 Februari 2021. | FOTO: SUTRISNO/RAD

BANJARBARU - Setelah selesai dibangun, pasar baru di Jalan RO Ulin, Loktabat Selatan segera difungsikan. Pemko Banjarbaru menjadwalkan, para pedagang di Pasar Bauntung sudah mulai pindah ke tempat ini pada 13 Februari 2021.

Informasi tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Said Abdullah dalam sosialisasi tentang rencana relokasi Pasar Bauntung, Senin (8/2) tadi.

"Tanggal 13 sampai 15 pedagang mulai pindah. Lalu tanggal 16 pasar akan kita resmikan," katanya di hadapan ratusan pedagang saat berada di gedung pasar baru.

Dia berharap para pedagang mengikuti peraturan Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru dalam rangka relokasi pasar. "Karena niatnya semua baik, yakni untuk menyejahterakan pedagang," harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru Abdul Basid menuturkan bahwa relokasi pedagang akan dilakukan secara bertahap. Setelah itu dilanjutkan dengan operasional pasar secara keseluruhan.

Dia menambahkan, sebelumnya jumlah pedagang yang mendaftar sebanyak 1.132 orang. Kemudian saat dilakukan verifikasi data dan lapangan, pedagang yang mendaftar ulang sudah 238 orang. "Penempatan pedagang nanti sesuai zona dagangan, termasuk nomor urut dagangnya," tambahnya.

Dia berharap, pembangunan Pasar Bauntung yang baru bisa menjadi motor penggerak dan pengungkit ekonomi. Bukan hanya bagi pedagang, tapi juga untuk masyarakat Banjarbaru keseluruhan. "Selain itu, diharapkan pasar ini menjadi sebuah ikon bagi Kota Banjarbaru," harapnya.

Lanjutnya, dalam konsepnya di pasar baru perlu dilakukan penyesuaian dari pola pasar rakyat secara umum menjadi pengelolaan pasar secara modern. "Paling tidak ada empat hal yang menjadi acuan kita untuk menjadi pasar rakyat secara modern. Yakni, bersih, aman, nyaman dan sehat," ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas PUPR Kota Banjarbaru Ir Jaya Kresna menyampaikan bahwa pasar baru dibangun di atas lahan 11,39 hektare. Sedangkan luas bangunannya 1,7 hektare.

"Di dalamnya ada 28 unit ruko, 133 unit toko ukuran 3x6 meter dan 355 unit toko ukuran 3x3 meter. Kemudian, 420 tempat los kering dan 136 los basah," ucapnya.

Ditambahkannya, bangunan juga dilengkapi toilet di empat sudut pasar untuk pria dan wanita. "Tersedia pula poli klinik kesehatan dan musala," pungkasnya. (ris/bin/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#banua pasar