Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Harga LPG 3 Kg Tetap Mengacu HET

uki-Berau Post • 2022-04-08 21:12:32
SUPLAI: Gas Elpiji 3 kg saat akan diantarkan ke pangkalan dari salah satu agen di Tarakan.
SUPLAI: Gas Elpiji 3 kg saat akan diantarkan ke pangkalan dari salah satu agen di Tarakan.

TARAKAN - Kondisi geopolitik yang memanas di Eropa Timur antara Rusia dan Ukraina, mempengaruhi harga minyak dunia. 

Tren harga Contract Price Aramco (CPA) terus meningkat pada Februari, mencapai 775 USD/Metrik Ton (MT) atau lebih tinggi 21 persen dari rata-rata CPA sepanjang tahun 2021. Dengan meroketnya harga minyak dunia ini, Pemerintah dan Pertamina memutuskan tidak menaikkan harga elpiji subsidi 3 kg. 

Gas elpiji merupakan produk hasil proses penyulingan gas minyak bumi. Sedangkan elpiji 3 kg porsi sekitar 93 persen dari total konsumsi elpiji nasional. Dikhususkan bagi masyarakat yang kurang mampu, pemerintah turut andil memberikan subsidi sekitar Rp 11.000 per kg. Sehingga masyarakat dapat membeli LPG subsidi 3 kg dengan harga yang terjangkau.

Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menegaskan, harga elpiji subsidi 3 kg tetap mengacu Harga Eceran Tertinggi (HET). Ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat. Maka dari itu, penyesuaian harga hanya berlaku untuk elpiji non subsidi seperti Bright Gas (BG). Yang porsi konsumsinya hanya 7 persen. Penyesuaian harga yang berlaku mulai 27 Februari 2022 ini, telah mempertimbangkan kondisi serta kemampuan pasar elpiji non subsidi. 

“Mesti tren CPA terus meningkat, LPG subsidi 3 Kg tidak mengalami perubahan harga,” katanya, Kamis (7/4). 

Area Manager Communication, Relation dan CSR Kalimantan Susanto August Satria menambahkan, kuota elpiji subsidi 3 kg untuk wilayah Kaltara di tahun 2021 sebesar 11.049 MT, dengan realisasinya sebesar 11.010 MT.  Sedangkan kuota tahun 2022 sebesar 11.320 MT atau mengalami peningkatan sekitar 2.8 persen dari realisasi tahun 2021. 

“Kalau penyalurannya elpiji NPSO atau yang non subsidi untuk rumah tangga hingga di Februari lalu. Total BG elpiji NPSO rumah tangga Kaltara 0.407 tabung per hari, untuk tabung 12 kg dan 5,5 kg. Untuk elpiji non subsidi tak ada kuota, kami siagakan sesuai permintaan pasar,” tuturnya.

Dibandingkan kuota tahun 2021, tahun ini semua kabupaten kota di Kaltara mengalami peningkatan jumlah. Secara umum di Kaltara kenaikan kuota 2,5 persen. Tetapi jika dibandingkan realisasi tahun 2021, kuota tahun 2022 mengalami peningkatan sekitar 2.8 persen.

“Gunakan elpiji secara bijak dan efesien. Elpiji subsidi ini diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu atau miskin. Maka untuk masyarakat yang mampu diminta menggunakan elpiji non subsidi,” tegasnya.

Salah satu agen elpiji 3 kg bersubsidi di Tarakan, PT Tarakan Mitra Andalan memiliki 89 pangkalan. Dari jumlah ini, di wilayah Kecamatan Tarakan Timur 21 pangkalan, Tarakan Tengah 22 pangkalan, Tarakan Barat 35 pangkalan dan Tarakan Utara 11 pangkalan.

“Sebelum adanya gas rumah tangga di Tarakan, pangkalan ini yang merintis jual tabung gas 3 kg subsidi. Jadi beralih dari minyak tanah ke tabung gas. Sekarang sudah ada gas rumah tangga, jadi ada yang kami alihkan juga ke pesisir. Karena kan belum ada jaringan gasnya,” kata Sujarwo, salah seorang Admin PT Tarakan Mitra Andalan.

Harga tabung gas dari agen ke pangkalan Rp 14.500. Kemudian di pangkalan menjual dengan harga sesuai HET Rp 16.700 kepada konsumen. Pengawasan masih dilakukan pangkalan, untuk memastikan masyarakat tidak mampu menerima harga tabung gas 3 kg dengan harga subsidi.  

“Kalau masih bandel kami bisa kenakan sanksi, sampai pemutusan hubungan usaha. Dalam kontrak pangkalan sudah jelas, aturan menjadi pangkalan termasuk HET dan penyaluran ke warga harus sesuai peruntukkan,” jelasnya.

Sementara itu, warga RT 22 Kelurahan Selumit Pantai, Eka Mardiana mengatakan biasanya satu tabung gas elpiji 3 kg digunakan untuk memasak selama seminggu. Namun, biasanya ia berjualan gorengan di depan rumah. Dengan pemakaian tabung gas elpiji 3 kg hanya bertahan 5 hari. 

“Di RT 22 ini, tidak sampai 50 kepala keluarga yang dapat semua warga tidak mampu. Kami berharap saja harga tabung gas tak naik,” harapnya. (sas/uno)

Editor : uki-Berau Post
#ekonomi