Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

SKK Migas Kalsul Menyerahkan Gedung BP2TK ke Pemkab Kukar

Wawan-Wawan Lastiawan • Jumat, 7 Oktober 2022 - 16:49 WIB
-
-

 

Upaya Program Pemberdayaan Masyarakat oleh KKKS SKK Migas Kalsul

 

 

==Dukung Kukar Siap Kerja==

 

ULIL/KP

DUKUNG KUKAR: Rudi Satwiko (kiri) menghadiri penyerahan Gedung BP2TK kepada Pemkab Kukar yang diwakili Sunggono (dua kiri) kemarin.

 

==buat sambungan==

 

ULIL/KP

PROGRAM PEMBERDAYAAN: Rudi Satwiko (duduk kiri), Azhari Idris (kanan), dan Sunggono (kemeja cokelat) mengunjungi gedung sekaligus melihat proses pelatihan di BP2TK kemarin.

 

 

 

MUARA JAWA-Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyerahkan Gedung Balai Pengembangan Produktivitas Tenaga Kerja (BP2TK) ke Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (6/10). Fasilitas itu diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia (SDM) unggul.

Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas Rudi Satwiko, Kepala Perwakilan SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul) Azhari Idris, bersama Sekkab Kukar Sunggono hadir dalam penyerahan aset tersebut. Kemarin, mereka juga melihat ruangan BP2TK yang mulai dibuka kembali untuk umum setelah sempat terhenti semasa peralihan operator dan pandemi Covid-19.

Kegiatan pelatihan SDM itu sangat diminati masyarakat. Dibukanya lagi Gedung BP2TK di Kelurahan Sanipah, Kecamatan Samboja, Kukar itu memantik lagi antusiasme masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensi.    

Kegiatan pelatihan didukung Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) SKK Migas Kalsul di wilayah Kukar, yakni Pertamina Hulu Mahakam (PHM), Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT), Pertamina Hulu Sangasanga (PHSS), Pertamina EP Sangasanga, dan Eni Muara Bakau.

Itu merupakan bentuk implementasi dari nota kesepakatan antara SKK Migas dengan Pemkab Kukar tentang penyelenggaraan peningkatan kapasitas SDM bidang hulu migas. Agar mampu memenuhi keperluan kerja dan bahkan membuka lapangan pekerjaan baru.

“KKKS juga membantu pelatihan dan sertifikasi. Hari ini (kemarin) ada empat pelatihan uji sertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) untuk operator blasting dan coating oleh PHM yang diikuti 20 peserta, pelatihan basic first aid oleh Eni Muara Bakau dengan peserta 15 orang, pelatihan food hygiene dan basic first aid dari PHKT 22 orang, pelatihan literasi digital bijak menggunakan media digital oleh PHSS diikuti 15 orang,” papar Rudi.

Dia menuturkan, program pengembangan masyarakat (PPM) ialah salah satu program dari kegiatan usaha hulu migas (KUHM). Untuk meningkatkan kemandirian masyarakat di sekitar daerah operasi, secara terencana dan strategis.

“Diharapkan peserta pelatihan bisa mempunyai mimpi yang luas dan tinggi, tidak takut bersaing, hingga mampu mendapatkan pekerjaan di luar negeri atau di luar daerah. Dengan renovasi gedung yang dilakukan semoga bisa semakin meningkatkan kenyamanan dan kefokusan belajar selama pelatihan,” harapnya.

Senior Manager Subsurface and Development Planning PHM Ferico Afrinas menambahkan, sebagai salah satu operator yang bekerja di wilayah Kukar, PHM sangat mendukung pengembangan pelatihan berbagai kejuruan tersebut. Gedung BP2TK dibangun 2017 lalu, namun karena ada peralihan operator, maka acara serah terima pun tertunda. Selama 2017-2020, PHM turut mengoptimalisasi pemanfaatan gedung.

Namun, sejak 2020 karena pandemi, kegiatan tatap muka dihentikan. Setelah sekarang kasus Covid-19 melandai barulah kembali dibuka. Kegiatan secara offline bisa digelar lagi setelah dilakukan pemugaran terhadap gedung sehingga kini bisa digunakan masyarakat.

“Pihak KKKS mendatangkan instruktur pengajar dari luar daerah. Tentunya mereka adalah profesional di bidangnya dan memiliki sertifikasi pengajar juga. Pengajar langsung melakukan pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat. Yang diharapkan, peserta pelatihan ke depan berani menatap keluar dan bersaing dengan dunia luar,” pesannya.

Membangun komitmen dan sinergisitas bersama, Sunggono mengatakan, pihak SKK Migas maupun KKKS di Kukar intens berkomunikasi dengan pemerintah daerah. Berpartisipasi memberikan kontribusi secara nyata di berbagai bidang. Bahkan menyediakan fasilitas pembangunan Gedung BP2TK yang sangat diapresiasi pemerintah.

Tanggung jawab sosial pihak perusahaan, sebagaimana yang dilakukan SKK Migas berkolaborasi dengan pemerintah daerah, pihak lain, dan masyarakat untuk meningkatkan SDM yang inovatif. Terutama dengan menyiapkan sarana-prasarana penunjang utama dan pendukung begitu terasa manfaatnya.

Perhatian tersebut diminta tidak akan berubah. Karena hubungan yang terjalin hingga kini sangat luar biasa memberikan dampak positif begitu besar. Apalagi mana kala munculnya berbagai musibah berupa wabah Covid-19, bencana alam, dan peristiwa perang Rusia-Ukraina terhadap perubahan kondisi ekonomi, sosial budaya dan berbagi aspek kehidupan masyarakat.

Perlahan kondisi tersebut bisa diatasi bersama. Sehingga ke depan, aktivitas kehidupan dalam mengisi pembangunan bisa berjalan normal. Sampai saat ini, sektor hulu migas tetap menjadi penopang bagi keberlangsungan ekonomi masyarakat. 

“Selain itu, kami harus segera mempersiapkan SDM di daerah untuk mendukung dan terlibat langsung dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yang sedang dalam proses perpindahannya ke Kaltim,” ucapnya.

Setelah serah terima Gedung BP2TK tersebut, dilakukan penanaman pohon di samping gedung. Itu adalah upaya dari SKK Migas untuk kembali menggalakkan target restorasi dan pengurangan karbon yang masuk program lingkungan pihak KKKS. Penanaman pohon juga dilakukan saat kunjungan PPM unggulan KKKS Eni Muara Bakau di Joglo Tani Kolong Langit. (rom/k15)

 

Editor : Wawan-Wawan Lastiawan
#Advertorial Domain