Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Bilungka Rakah: Dipanen Menjelang Bulan Puasa

izak-Indra Zakaria • 2023-04-11 13:13:25
Bilungka Rakah. | FOTO: OGUN FOR RADAR BANJARMASIN
Bilungka Rakah. | FOTO: OGUN FOR RADAR BANJARMASIN

Entah mengapa, setiap bulan puasa tiba, bilungka rakah selalu melimpah. Panen pada waktu yang tepat.

Oleh: RASIDI FADLI, Rantau

HAMPIR saban hari, Abdillah membeli bilungka rakah dari Desa Batang Lantik Kecamatan Tapin Tengah Kabupaten Tapin.

Desa ini memang salah satu pusat penjualan bilungka rakah. Banyak pengepul yang datang ke sana, membeli untuk dijual kembali ke daerah lain.

Bagi Abdillah, bilungka rakah adalah menu wajib untuk berbuka puasa. Anak dan istrinya juga menyukainya.

“Sudah sejak kecil saya meminumnya. Kalau tidak ada minuman segar berbahan bilungka rakah, terasa ada yang kurang saat berbuka,” ucap warga Desa Parigi Kecamatan Bakarangan ini.

Timun ini kerap diolah menjadi minuman dingin. Dicampur es dan sirop manis. Atau dibikin seperti es buah. 

“Biasanya diminum setelah makan. Karena kalau sebelum makan, akan kekenyangan duluan,” tambahnya.

Sementara Timah, penjual buah di Desa Batang Lantik menjelaskan, masa tanam bilungka rakah hanya selama dua tiga bulan. Setelah itu tiba masa panen.

“Jadi ditanam mendekati bulan puasa, supaya bisa panen. Karena waktu Ramadan permintaan pasar tinggi,” jelasnya.

Setiap tahun pula, petani buah di desanya memanen rezeki. Karena pengepul akan berdatangan untuk membeli bilungka rakah dalam jumlah besar.

“Mereka membeli untuk menjual lagi ke sejumlah daerah di Kalsel dan Kalteng,” jelasnya. (gr/fud)

 

 
 
 

 

 
Editor : izak-Indra Zakaria