Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Natuna Pasifik Nusantara Ikuti Pelatihan Dalkarhutla

uki-Berau Post • 2023-08-25 00:19:01
FOTO BERSAMA: Usai melaksanakan kegiatan pelatihan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Dalkarhutla), para peserta melakukan foto bersama.
FOTO BERSAMA: Usai melaksanakan kegiatan pelatihan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Dalkarhutla), para peserta melakukan foto bersama.

BIATAN – PT Natura Pasifik Nusantara (NPN) secara konsisten terus mewujudkan praktik-praktik perkebunan sawit yang berkelanjutan dalam operasionalnya.

Komitmen ini salah satunya diwujudkan perseroan dengan mengikuti pelatihan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Dalkarhutla) bekerja sama dengan Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (BPPIKHL) Manggala Agni Daerah Operasi Kalimantan XIII belum lama ini di Biatan, Berau, Kalimantan Timur.

General Manager NPN, Francisco menjelaskan, pihaknya berpartisipasi dalam pelatihan dengan mengirimkan Satgas Karhutla perseroan. Tujuannya agar para anggota satgas dapat menambah kompetensi dan kapasitas dalam menghadapi potensi risiko Karhutla, termasuk sebagai wujud kepatuhan perseroan terhadap regulasi-regulasi terkait zero burning.

“Salah satu unsur yang paling penting dalam mewujudkan praktik perkebunan sawit yang berkelanjutan adalah kepatuhan soal regulasi. Partisipasi NPN dalam pelatihan Dalkarhutla menjadi salah satu bentuk kepatuhan terhadap beberapa regulasi terkait pengendalian Karhutla, perlindungan dan pengelolaan lingkungan,” jelas Francisco.

Dalam pelatihan, seluruh peserta mendapatkan bimbingan dan dibekali dengan pengetahuan dan kemampuan terkait pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Mulai dari pengenalan alat pemadam kebakaran, teori dasar hingga praktik pengendalian Karhutla, hingga uji reaksi cepat terhadap penanggulangan Karhutla.

Francisco menambahkan, dengan pengetahuan dan materi yang didapat dari pelatihan, ia berharap Satgas tak hanya memiliki kompetensi dan kapasitas dalam mencegah dan menanggulangi Karhutla. Melainkan juga sebagai agen perubahan yang mendorong masyarakat mengurangi pembakaran untuk membuka lahan.

“Kami memiliki kewajiban untuk menjaga areal konsesi kami agar tidak terjadi Karhutla, namun hal tersebut tidak bisa hanya dilakukan oleh perseroan sendiri, perlu sinergi dengan masyarakat sekitar untuk mari bersama-sama menjaga agar tidak terjadi Karhutla,” terang Francisco.

Camat Biatan, Alisyahbana yang turut hadir dalam pelatihan juga sepakat, perlu adanya sinergi antara perusahaan dan masyarakat sekitar perusahaan perkebunan dalam mengurangi risiko Karhutla.

“Dengan adanya komitmen pencegahan dan penanggulangan Karhutla dari perusahaan, ditambah dengan sinergi bersama masyarakat sekitar, semoga dapat mencegah terjadinya Karhutla baik yang di wilayah Biatan, maupun wilayah-wilayah lain di Indonesia,” ungkapnya.

Pelatihan Dalkarhutla merupakan bagian dari program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) yang telah diinisiasi perusahaan sejak 2018. DMPA bertujuan untuk mendorong kemandirian desa-desa sekitar operasional perseroan melalui pemberdayaan ekonomi sekaligus upaya mencegah dan menanggulangi Karhutla. (hmd/***/arp)

Editor : uki-Berau Post
#Advertorial