BALIKPAPAN-PT Kalimantan Prima Persada (KPP) menggandeng PT PAMA Persada Nusantara mengadakan Media Gathering di area Kalimantan Timur.
Kegiatan ini berlangsung pada 4 - 5 September 2023 di Four Points Hotel, Balikpapan. Lewat media gathering ini, korporat ingin membangun hubungan yang harmonis dengan para pewarta di Kaltim. Tak kurang ada 28 perwakilan pewarta dari media online dari Kaltim maupun nasional yang ambil bagian pada media gatehring kali ini.
Kegiatan ini berisikan pemaparan materi CSR KPP Mining dan PT PAMA Persada Nusantara di hari pertama dilanjutkan dengan penanaman mangrove di hari kedua. Section Head CSR KPP Mining Daniel Angga Sembara menyampaikan terima kasih kepada PT PAMA Persada Nusantara yang telah memberikan kesempatan kepada KPP Mining untuk turut serta berkolaborasi dalam kegiatan media gathering area Kalimantan Timur kali ini.
Dua site KPP Mining yang turut hadir dalam kegiatan ini yaitu KPP INDE dan TMRB yang operasionalnya berada di Kallimatan Timur.
KPP Mining mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan program CSR yang dijalankan yang dalam hal ini dipresentasikan oleh Bangkit Pratama selaku Communication Management Officer PT KPP Mining.
"Kami berharap kerjasama positif antara KPP Mining dan awak media bisa terbangun setelah kegiatan ini, sehingga bisa mengurangi adanya berita yang tidak pas," ungkap Bangkit Pratama.
Di sisi lain, Bangkit menegaskan KPP Mining mendukung sepenuhnya literasi yang sehat melalui bacaan dan berita yang tidak melenceng dari kebenaran.
"Untuk itu, kami harap kegiatan ini diharapkan bisa menjadi agenda rutin ke depannya sehingga dapat mengurangi adanya berita hoaks yang beredar melalui kerjasama positif antara media dan KPP Mining," harap dia.
Sebagai informasi, PT Kalimantan Prima Persada, atau yang biasa disebut sebagai KPP Mining didirikan pada tanggal 9 September 2003. Perusahaan yang beralamat di Jalan Rawa Gelam I No. 9 Pulo Gadung ini merupakan anak perusahaan dari PT PAMA Persada Nusantara (PAMA).
KPP Mining adalah entitas bisnis di grup Astra yang menyediakan jasa penambangan terintegrasi (Integrated Mining Services) dengan portofolio bisnis meliputi Jasa Kontraktor Penambangan (Coal Mining Contractor), Jasa Pengangkutan (Road & Hauling Services Operator), dan Jasa Operator Pelabuhan (Port Operator Services). Sejauh ini, KPP Mining memiliki 9 mining projects, 1 hauling projects, dan 1 port projects.
Proyek KPP Mining tersebar di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Sumbawa. Mitra bisnis kami diantaranya, PT Marth Naha Kramo, PT Hasnur Jaya Utama, PT Bhumi Rantau Energy, PT Antang Gunung Meratus, PT Mitrabara Adiperdana, PT Tawabu Mineral Resources, PT Anugerah Lumbung Energi, PT Indexim Coalindo, PT Primanaya Energi, PT Asmin Bara Baronang, PT Sumbawa Jutaraya, dan PT Stargate Pasific Resource.
Sebagai perusahaan yang terus berkembang, KPP Mining merambah pada jasa penambangan mineral. Hal ini dilakukan karena KPP Mining melihat adanya peluang bisnis yang besar dalam penambangan mineral. Setelah melakukan analisis mendalam, KPP Mining berfokus pada dua lini bisnis mineral yaitu emas dan nikel. Proyek mineral yang sudah dijalankan oleh KPP Mining berada di Sumbawa bersama PT Sumbawa Jutaraya untuk proyek emas dan PT Stargate Pasific Resource yang berada di Sulawesi Tenggara untuk proyek nikel.
Pada tahun 2023, KPP Mining memiliki target produksi mencapai 179 juta BCM dari setiap komoditi. Target ini menjadi semangat KPP Mining untuk terus mengoptimalkan produksi yang ada demi mencapai Top 3 perusahaan jasa pertambangan di Indonesia.Di samping KPP Mining terus berupaya mengoptimalkan hasil produksi, KPP Mining tidak meninggalkan konsentrasi perusahaan pada investasi berkelanjutan di bidang Environmental, Social dan Governance (ESG).
Adapun hal-hal yang dilakukan KPP Mining dalam ESG Disclosure yaitu pengurangan emisi gas rumah kaca, penggunaan energi baru terbarukan, pengelolaan sumber daya air, pengelolaan limbah, program karyawan dan tanggung jawab sosial Perusahaan. KPP Mining akan terus mengupayakan sustainability energy dalam seluruh lini bisnis kami demi mendukung United Nations dalam Sustainable Development Goals (SDGs). (hul)
Editor : izak-Indra Zakaria