Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Perputaran Uang di Pasar Wadai Banjarmasin Tembus Rp11,2 Miliar

Wahyu Ramadhan • Selasa, 16 April 2024 - 01:00 WIB
BERBUKA: Masyarakat Banjarmasin berbuka di Siring RE Martadinata, tepian Sungai Martapura, kawasan pasar wadai, Ramadan kemarin. (Foto: TIA LALITA/RADAR BANJARMASIN)
BERBUKA: Masyarakat Banjarmasin berbuka di Siring RE Martadinata, tepian Sungai Martapura, kawasan pasar wadai, Ramadan kemarin. (Foto: TIA LALITA/RADAR BANJARMASIN)

 

Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Banjarmasin mencatat perputaran uang di Pasar Wadai Ramadan mencapai Rp11,2 miliar. Rinciannya, Rp8,72 miliar di 130 stan paguyuban dan UMKM binaan Pemko Banjarmasin. Dan Rp2,3 miliar dari 25 tenda komersial dan sponsor.

Kepala Disbudporapar Banjarmasin, Puryani mengungkap, setiap harinya ada sekitar 2.000 hingga 2.500 pengunjung. "Anggap saja mereka yang berbelanja Rp100 ribu setiap orang. Berapa yang dihasilkan," ujarnya di sela open house di kediaman Wali Kota Banjarmasin, Idulfitri kemarin.

Pasar wadai itu digelar di Jalan RE Martadinata, kawasan Balai Kota. Selama 27 hari, berakhir pada 5 April. Puryani mengatakan, pemilihan lokasi pasar wadai tahun ini sangat tepat. Selain berada di tengah kota, juga menjadi sasaran pegawai yang ingin berbelanja sepulang bekerja.

Namun, bukan berarti tidak ada catatan dalam pelaksanaannya. Misalnya, masih terbatasnya area parkir. Lokasinya juga terlalu dekat dengan rumah dinas pejabat PT Pelindo dan kantor Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu). "Ini akan menjadi evaluasi kami di tahun depan apabila kembali menyelenggarakannya di lokasi yang sama," tutupnya.

Sementara itu, panitia penyelenggara pasar wadai, Irfan Thalib mencatat, total ada 65.000-70.000 pengunjung yang datang. Data yang ia terima, rata-rata pedagang mendapat Rp2,5 juta per hari. "Kisarannya antara Rp1,5 hingga Rp4 juta per hari. Tapi kami ambil angka rata-rata Rp2,5 juta," terangnya. 

Dia membandingkan dengan Pasar Wadai Ramadan 2023 di kawasan Siring Menara Pandang yang "cuma" mencatat perputaran uang Rp8 Miliar. Irfan yakin, event ini bisa lebih ramai. "Misalnya, mengisinya dengan berbagai event hiburan di dalamnya," ujarnya.

Terpisah, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina bersyukur atas perputaran uang yang tembus Rp11,2 miliar tersebut. Baginya, angka itu sangat memuaskan. "Artinya, memang Pasar Wadai Ramadan berdampak bagi pedagang yang merupakan masyarakat Banjarmasin," katanya.

Pada Ramadan 2025 mendatang, Ibnu berharap suasananya bisa dibikin lebih meriah. "Insyaallah tahun depan digelar kembali. Dengan harapan roda ekonomi berjalan dengan lebih baik," pungkas Ibnu. (*)

 
 
 
 
Editor : Indra Zakaria
#banjarmasin