Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Jumlah Wisatawan Mancanegara di Kalbar Naik 5,13 Persen

Redaksi • 2024-09-09 15:15:00
Ilustrasi sejumlah wisatawan mancanegara yang berwisata ke Bali di Pelabuhan Padangbai, Karangasem. Ni Luh Rhismawati/Antara
Ilustrasi sejumlah wisatawan mancanegara yang berwisata ke Bali di Pelabuhan Padangbai, Karangasem. Ni Luh Rhismawati/Antara

 

 Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat mencatat mencatatkan peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) melalui tiga pintu masuk utama: Entikong, Aruk, dan Nanga Badau.

Jumlah kunjungan wisman mencapai 7.070, mengalami kenaikan sebesar 5,13 persen secara month-to-month (m-to-m) dibandingkan dengan bulan Juni 2024 yang mencatat 6.725 kunjungan.

“Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 5,13 persen dibandingkan Juni 2024 (m-to-m) yang tercatat sebanyak 6.725 kunjungan, dan jika dibandingkan bulan yang sama pada tahun lalu tercatat sebanyak 5.198 kunjungan, juga naik sebesar 36,01 persen (y-on-y),” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat Muhammad Saichudin dalam berita resmi statistik.

Menurut Saichudin masih belum ada wisman melalui pintu masuk Jagoi Babang dan Supadio. Wisman yang berkunjung berasal dari kawasan ASEAN (94,23 persen), Asia selain ASEAN (4,03 persen), kawasan Eropa (0,92 persen), kawasan Amerika (0,33 persen), kawasan Oseania (0,48 persen), kawasan kawasan Timur Tengah (0,01 persen), dan tidak ada wisman berasal dari kawasan Afrika. 

Berdasarkan kebangsaan, kunjungan masih didominasi oleh wisman yang berasal dari Malaysia tercatat sebanyak 4.699 kunjungan (66,46 persen), Tiongkok sebanyak 136 kunjungan (1,92 persen), Taiwan sebanyak 109 kunjungan (1,54 persen), dan 1.828 kunjungan wisman berkebangsaan Indonesia atau Penduduk Luar Negeri (Penlu/Pendul, 25,85 persen). 

Sementara itu Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Kalimantan Barat pada Juli 2024 sebesar 52,07 persen, naik 2,09 poin secara month-to-month (m-to-m) dibandingkan Juni 2024 yang tercatat sebesar 49,98 persen.

"Jika dibandingkan periode yang sama di tahun 2023 untuk TPK Juli 2024 hotel bintang mengalami penurunan sebesar 5,08 poin secara year-on-year (y-on-y),” kata Saichudin.

Lanjut Saichudin TPK hotel non bintang pada Juli 2024 mencapai 28,14 persen, turun sebesar 0,26 poin secara month-to-month (m-to-m) sedangkan secara year-on-year (y-on-y) juga mengalami penurunan sebesar 0,89 poin.

Menurut Saichudin TPK hotel bintang pada Juli 2024 yang tertinggi terjadi pada hotel bintang empat yang tercatat sebesar 69,05 persen. Lalu rata-rata Lama Menginap (RLM) tamu hotel bintang di Provinsi Kalimantan Barat pada Juli 2024 selama 1,30 hari, naik 0,01 hari dibandingkan Juni 2024 yang tercatat selama 1,29 hari.

“Jika dibandingkan bulan yang sama tahun 2023 yang tercatat selama 1,63 hari, turun 0,33 hari. Sementara RLM tamu hotel non bintang selama 1,09 hari naik 0,02 hari secara month-to-month (m-to-m), dan secara year-on-year (y-on-y) juga turun selama 0,12 hari,” pungkas Saichudin. (mse)

 
Editor : Indra Zakaria