PROKAL.CO, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali menggelar BRI UMKM EXPO(RT) 2025 yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang pada 30 Januari 2025.
Acara ini diselenggarakan bersamaan dengan BRI Microfinance Outlook 2025 sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.
Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam acara ini, seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, serta Direktur Utama BRI Sunarso.
Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah dan sektor keuangan dalam memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung ekonomi nasional.
Misi Besar: UMKM Go Global
Mengusung tema "Broadening MSME’s Global Outreach", BRI UMKM EXPO(RT) 2025 menargetkan 1.000 UMKM unggulan yang telah lolos seleksi ketat dalam lima kategori utama:
- Home Decor & Craft (153 UMKM)
- Food & Beverage (358 UMKM)
- Accessories & Beauty (181 UMKM)
- Fashion & Wastra (273 UMKM)
- Healthcare & Wellness (35 UMKM)
Dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya melibatkan 700 UMKM Bazaar, peningkatan jumlah peserta ini mencerminkan antusiasme tinggi dan potensi besar sektor UMKM. Selain itu, transaksi di acara ini terus mengalami lonjakan signifikan dari tahun ke tahun.
Target Besar: Transaksi Miliaran & Ekspansi ke 33 Negara
BRI menargetkan sales volume mencapai Rp38 miliar, dengan 50.000 pengunjung expo naik hampir dua kali lipat dari 26.315 pengunjung pada 2023.
Lebih dari itu, business matching diproyeksikan mencapai US$ 89,4 juta, meningkat dari US$ 81,3 juta pada 2023.
Sejalan dengan misi ekspor UMKM, jumlah buyer internasional pun meningkat menjadi 94 buyers dari 33 negara, lebih banyak dibandingkan 86 buyers dari 30 negara tahun lalu. Ini menunjukkan tingginya minat pasar global terhadap produk-produk lokal Indonesia.
Sejak pertama kali digelar pada 2019, nilai business matching terus meningkat:
- 2019: US$ 33,5 juta (16 buyers, 7 negara)
- 2020: US$ 57,5 juta (26 buyers, 11 negara)
- 2021: US$ 72,1 juta (32 buyers, 14 negara)
- 2022: US$ 76,7 juta (43 buyers, 20 negara)
- 2023: US$ 81,3 juta (86 buyers, 30 negara)
- 2025 (Target): US$ 89,4 juta (94 buyers, 33 negara)
Untuk mempercepat ekspansi global UMKM, BRI bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan akan mengadakan business matching rutin dua kali sebulan, memberikan peluang lebih besar bagi UMKM untuk menembus pasar ekspor.
BRI Microfinance Outlook 2025: Strategi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif
Selain expo UMKM, BRI juga menggelar BRI Microfinance Outlook 2025, forum diskusi ekonomi yang membahas strategi pemberdayaan masyarakat.
Dengan tema "Empowering the People’s Economy: A Pillar for Achieving Inclusive & Sustainable Growth", acara ini menghadirkan pembicara terkemuka seperti:
- Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati
- Chief Economist of Asian Development Bank Albert Francis Park
- Peraih Nobel Ekonomi Paul Romer
- Harsha Rodrigues, Women’s World Banking
Menurut Sri Mulyani, UMKM berkontribusi lebih dari 60% terhadap PDB Indonesia dan menyerap 97% tenaga kerja nasional.
Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, BUMN, dan sektor keuangan sangat penting untuk memperkuat daya saing UMKM di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Kesimpulan: BRI dan Masa Depan UMKM Indonesia
Melalui BRI UMKM EXPO(RT) 2025 dan Microfinance Outlook 2025, BRI menunjukkan komitmennya dalam mendorong UMKM Indonesia ke tingkat global.
Baca Juga: Dukung Indonesia Bebas Stunting, BRI Wujudkan Pelayanan Kesehatan Optimal untuk Balita
Dengan berbagai inisiatif, target ambisius, dan kolaborasi strategis, UMKM Indonesia kini memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di pasar internasional.
Bagi UMKM yang ingin memperluas jangkauan pasar dan mendapatkan informasi lebih lanjut, kunjungi briumkmexport.com
Editor : Rahman Hakim