Rencana pengoperasian kembali PT Kertas Nusantara (KN), dibenarkan Corporate Social Responsibility (CSR) Department PT KN, Nasution.
Melalui sambungan telepon kemarin (6/2), Nasution menjelaskan saat ini manajemen PT KN tengah menginventarisasi terkait kondisi mesin dan fasilitas pendukung lainnya, guna melihat kerusakan untuk segera dilakukan perbaikan.
“Saat ini memang sudah ada beberapa kegiatan di PT KN, karena saat ini kami sedang menilai atau asesmen terkait dengan beberapa kerusakan karena sudah lama tak beroprasi,” ujarnya kepada Berau Post.
Diakuinya, pihaknya juga sudah memanggil beberapa karyawan yang sebelumnya dirumahkan, untuk membantu dalam melakukan asesmen yang sudah dimulai sejak dua bulan lalu. “Jadi saya jelaskan bahwa saat ini sedang dalam tahap penghitungan pengecekan mesin dan lainnya, karena memang hal ini tidak membutuhkan waktu yang sebentar,” katanya.
Pihaknya juga memberdayakan masyarakat sekitar pabrik, untuk membantu mempersiapkan pengoperasian kembali pabrik plup tersebut. “Kami juga melibatkan warga sekitar untuk membantu dalam membersihkan seluruh wilayah dekat PT KN, karena setelah sekian lama tak beroprasi tentunya banyak 8pohon dan rumput yang rindang,” ungkap Nasution.
Ditanya terkait wacana rekrutmen tenaga kerja lokal, Nasution belum bisa berkomentar banyak. “Untuk rekruktmen itu bukan wewenang saya,” jelasnya.
Dihubungi terpisah, anggota Komisi I DPRD Berau Peri Kombong menjelaskan, dengan semakin bertambahnya perusahaan di Kabupaten Berau, maka akan memperkecil jumlah pengangguran yang ada. “Kita sambut baik, karena kita tahu bahwa PT KN ini pernah eksis di masanya. Dan banyak masyarakat yang bergantung kepada perusahan tersebut pada masa itu,” ucapnya.
Dengan adanya wacana kembali beroperasi, Peri pun meminta kepada manajemen perusahaan untuk tidak lupa memprioritaskan para tenaga kerja lokal. Karena hal tersebut sudah menjadi kewajiban seluruh perusahaan agar bisa memperioritaskan tenaga kerja lokal. “Jangan lupakan kewajiabannya,” tegasnya.
Sehingga, dirinya pun meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar dapat terus memantau pengoprasian perusahaan tersebut. “Pastikan kewajiban perusahaan terpenuhi, yaitu memperkerjakan tenaga kerja lokal,” tutupnya.
Diwartakan sebelumnya, PT Kertas Nusantara (KN) yang berlokasi di Mangkajang, mulai menunjukkan tanda-tanda akan beroperasional kembali tahun ini.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Berau Zulkifli Azhari, mengungkapkan bahwa PT KN telah mulai melakukan pembenahan kembali, sebagai langkah awal dalam pengoperasian kembali mesin produksi plup. "PT KN telah melakukan land clearing di area inti perusahaan. Bahkan masyarakat sekitar turut dilibatkan demi kelancaran prosesnya,” ujarnya kepada awak media, usai melakukan peninjauan ke lokasi pabrik milik PT KN, Rabu (5/2).
Dari hasil kunjungannya bersama jajaran, infrastruktur pendukung operasional pabrik juga terlihat mengalami perkembangan signifikan. Khususnya pada jaringan kelistrikan yang telah diperbaiki dan siap digunakan dalam waktu dekat. "Sehingga penerangan di lokasi perusahaan segera aktif," jelasnya.
Sejalan dengan upaya beroperasional Kembali, PT KN juga tengah mempersiapkan persyaratan administrasi untuk rekrutmen tenaga kerja lokal yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Perusahaan menjalin komunikasi intensif dengan Disnakertrans Berau, guna memastikan proses ini berjalan sesuai regulasi yang berlaku. "PT KN berencana membuka rekrutmen tenaga kerja pada bulan Desember mendatang. Manajemen perusahaan juga telah mengunjungi kantor Disnakertrans Berau untuk menyampaikan rencana aktif kembali, serta melakukan asesmen terhadap beberapa departemen yang dibutuhkan," tambahnya.
Ditambahkannya, PT KN juga telah memanggil kembali karyawan-karyawan yang sebelumnya dirumahkan, sesuai dengan kebutuhan di masing-masing departemen. "Pemanggilan karyawan yang dirumahkan sudah dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan perusahaan,” ungkapnya.
Zulkifli berharap, langkah ini dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal, sehingga berkontribusi dalam mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Berau. "Kami berharap sebanyak mungkin tenaga kerja lokal bisa terserap, sehingga berdampak positif bagi perekonomian di Bumi Batiwakkal," harapnya.
“Pastinya kami akan terus memonitor agar perusahan tersebut bisa memprioritaskan tenaga kerja lokal. Karena, memang itu sudah menjadi aturannya,” sambungnya. (aky/udi)
Editor : Indra Zakaria