Di tengah maraknya tren digital serta gaya hidup instan, ternyata bisnis back to nature makin dilirik pada tahun ini sebagai peluang mencari cuan. Tahun ini merupakan kebangkitan bagi usaha budidaya dan peternakan kecil yang terkadang dianggap remeh, justru sekarang menjadi sumber penghasilan stabil dan menjadi viral.
Peluang bisnis ini dapat dikelola dengan modal kecil dan lahan yang tidak perlu besar. Banyak usia produktif yang fokus mengembangkan dan mengelola bisnis ini sebagai usaha sampingan dan utama. Kira-kira apa saja ya usaha budidaya dan ternak yang marak dikembangkan sebagai peluang cuan tahun ini, bahkan kamu dapat melakukannya di rumah loh! Yuk simak!
1. Budidaya Ikan Lele Bioflok.
Kamu dapat memulai usaha budidaya ikan lele bioflok walaupun di pekarangan rumah saja. Untuk modal awal kamu hanya perlu 1-3 Juta untuk membeli kolam, bibit, dan pakan. Budidaya ini memiliki keunggulan yaitu hemat air dan bisa menggunakan ember atau tandon untuk budidaya ikan tersebut jika belum mampu membeli kolam. Agar budidaya ini berjalan secara lancar dan cuan, sistem biflok ini akan membantu air kolam tetap bersih dan efisien. Tentu usaha ini akan menjadi cuan karena dapat mudah dipasarkan seperti warung makan, tetangga, bahkan jual secara online.
2. Ternak Ayam Kampung Super/Petelur.
Saat ini banyak konsumen yang fokus membeli ayam organik atau non-pabrik. Hal tersebut dapat menjadi peluang kamu untuk membangun ternak ini bahkan di rumah saja dengan memanfaatkan lahan seperti belakang rumah atau membuat kandang bambu sederhana. Untuk modal awal, kamu perlu mengeluarkan 3-5 Juta membeli 20-50 ekor bibit ayam tersebut. Ternak ini akan menjadi cuan yang pasti karena telur dikonsumsi setiap hari dan daging ayam kampung memiliki nilai tinggi jika dijual.
3. Budidaya Maggot.
Budidaya Maggot menjadi peluang usaha yang bakal cuan serta tidak membutuhkan modal banyak dan minim perawatan. Kamu hanya perlu memanfaatkan ember yang masih layak digunakan, serta timbun sayuran busuk atau sampah organik di rumah kamu kedalam ember tersebut. Hal tersebut akan melahirkan maggot dan perlu di starter jika terus berkembangbiak. Budidaya ini akan berpeluang dan dapat diperjualbelikan melalui target pasar seperti peternak ikan/unggas dan petani organik sebagai pakan ternak yang murah dan menjadi pupuk organik.
4. Budidaya Tanaman Herbal atau Sayur Organik.
Saat ini banyak petani yang mulai beralih ke budidaya tanaman herbal dan sayuran organik. Hal tersebut dikarenakan dapat dilakukan dengan mudah dengan memanfaatkan pekarangan rumah serta lahan yang tidak begitu besar menggunakan cara seperti vertikultur, polybag, hidroponik. Umumnya, tanaman yang cocok dibudidayakan yaitu Selada, daun mint, seledri, tomat, pakcoi, dll. Budidaya ini dapat menghasilkan cuan karena mudah dipasarkan serta banyak dikonsumsi masyarakat karena kesadaran akan pentingnya bahan pangan organik.
Adapun tips agar bisnis yang kamu kembangkan dapat melesatkan keuntungan walaupun di rumah aja, Perhatikan ya!
• Manfaatkan media sosial untuk tempat promosi usaha mu.
• Bangun branding pribadi sebagai “peternak millenial”.
• Jual hasil usaha bukan hanya offline tetapi melalui marketplace lokal dan pembuatan sistem Pre-Order.
• Bukan hanya promosi usaha, kamu juga perlu memberi edukasi mengenai pengembangan usahamu agar followers semakin bertambah dan melirik usahamu.
• Bergabunglah dengan komunitas petani lainnya dan berkolaborasi agar dapat saling membantu mengembangkan usaha menjadi semakin cuan.
Melalui inspirasi usaha di atas, kamu tidak perlu gengsi demi menghasilkan cuan. Dan jika kamu memiliki pekarangan rumah atau lahan yang lagi nganggur, jangan pikir lama untuk mengembangkan usaha seperti yang direkomendasikan tersebut. Salam Cuan! (zahwamagfira)
Editor : Indra Zakaria