PROKAL.CO, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat bisnis internasional.
Hal ini diwujudkan melalui peresmian BRI Taipei Branch yang resmi beroperasi di Taiwan. Kehadiran cabang ini disambut antusias oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan diaspora yang tinggal di negeri Formosa.
Peresmian BRI Taipei menjadi bukti nyata upaya BRI mendekatkan akses layanan keuangan bagi masyarakat Indonesia di luar negeri.
Dengan jumlah PMI di Taiwan yang mencapai ratusan ribu orang, cabang baru ini dinilai sangat strategis untuk memberikan solusi finansial yang mudah, cepat, dan aman.
Layanan Perbankan Lebih Dekat untuk Pekerja Migran Indonesia
Bagi Atina Aini, PMI asal Kendal, Jawa Tengah, yang sudah bekerja di sebuah rumah sakit swasta di Taiwan selama lima tahun, kehadiran cabang BRI membawa kemudahan besar.
Ia tidak perlu lagi menunggu pulang ke Indonesia hanya untuk mengurus tabungan atau membuka rekening baru. Semua kebutuhan perbankan kini bisa dilakukan langsung di Taipei.
Baca Juga: BRI Dorong Gulalibooks Hadirkan Soundbook Interaktif Anak hingga Pasar Internasional
Hal yang sama dirasakan Novitasari, seorang caregiver asal Indonesia yang sudah bekerja lebih dari empat tahun di Taiwan.
Dengan layanan remitansi resmi dari BRI Taipei Branch, ia merasa lebih tenang ketika mengirim uang untuk keluarganya di Tanah Air.
Layanan ini sudah mengantongi izin dari otoritas Taiwan sehingga keamanan transaksi benar-benar terjamin.
Firmansyah, PMI yang bekerja di sektor pabrik, juga menikmati kemudahan transaksi sehari-hari. Ia menggunakan ATM Card BRITW untuk tarik dan setor tunai di jaringan ATM Taiwan.
Baca Juga: BRI Peduli Dorong Literasi di NTB, Targetkan Peningkatan Kemampuan Membaca Siswa Sekolah Dasar
Menurutnya, layanan ini membuat aktivitas keuangan menjadi lebih praktis tanpa harus menukar mata uang terlebih dahulu.
Diaspora Indonesia di Taiwan Jadi Potensi Besar
Data dari Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) mencatat jumlah diaspora Indonesia di Taiwan hampir mencapai 400 ribu orang.
Dari jumlah tersebut, sekitar 360 ribu merupakan PMI yang bekerja di berbagai sektor, mulai dari pabrik, caregiver, hingga tenaga medis.
Angka ini menjadikan Taiwan sebagai salah satu negara dengan populasi PMI terbesar setelah Malaysia dan Arab Saudi.
Kondisi ini menjadi alasan kuat bagi BRI untuk hadir langsung di Taiwan. Dengan jumlah PMI yang besar, kebutuhan akan layanan keuangan modern, aman, dan terpercaya semakin mendesak. Kehadiran BRI di Taipei diharapkan menjadi solusi tepat untuk menjawab kebutuhan tersebut.
Strategi Global BRI Perkuat Eksistensi di Asia Timur
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menjelaskan bahwa pembukaan cabang di Taipei adalah langkah strategis dalam memperluas pasar internasional.
BRI kini menjadi satu-satunya bank asal Indonesia yang beroperasi penuh di Taiwan sekaligus satu-satunya bank asing yang memiliki full license dari otoritas setempat.
Dengan lisensi penuh tersebut, BRI Taipei Branch dapat menyediakan layanan finansial yang lebih luas dibandingkan lembaga perbankan asing lainnya.
Layanan yang tersedia mencakup produk tabungan, remitansi, pembiayaan seperti PMI Loan, hingga fasilitas perdagangan internasional atau trade finance.
Tak hanya itu, cabang ini juga mengantongi lisensi Foreign Exchange (FX) yang memungkinkan transaksi lintas mata uang lebih mudah, termasuk konversi dari New Taiwan Dollar (NTD) ke Rupiah (IDR). Dengan begitu, PMI dan diaspora Indonesia di Taiwan bisa melakukan transaksi secara lebih efisien.
Baca Juga: Resmi Dibuka, BRI Taipei Teman Seperjuangan PMI Siap Layani 360 Ribu Pekerja di Taiwan
Memberikan Nilai Tambah untuk Diaspora dan Perseroan
Hery menambahkan, kehadiran BRI Taipei diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi para PMI, tetapi juga memperkuat kontribusi perseroan secara global.
Dengan adanya cabang ini, BRI berupaya meningkatkan penghimpunan dana murah atau CASA dari segmen ritel, terutama dari diaspora Indonesia.
Selain itu, BRI menargetkan cabang di Taipei mampu mendukung diversifikasi pasar internasional.
Hal ini diharapkan dapat memperkuat profitabilitas perseroan sekaligus menjadikan BRI sebagai bank dengan jaringan internasional yang lebih solid di kawasan Asia Timur.