Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kaltim Butuh 250 Ribu Rumah Baru: Gubernur Tantang BTN Genjot Pembangunan Hunian di Sekitar IKN

Indra Zakaria • Kamis, 20 November 2025 - 18:45 WIB
Gubernur Harum saat menerima audiensi dari perwakilan Bank BTN di Kaltim. (Foto : Ahmad Riyandi)
Gubernur Harum saat menerima audiensi dari perwakilan Bank BTN di Kaltim. (Foto : Ahmad Riyandi)

 

SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur, Dr H Rudy Mas’ud (Harum), menerima audiensi dari BTN Samarinda pada Selasa (18/11/2025) untuk membahas kolaborasi strategis dalam pemenuhan kebutuhan perumahan, pembiayaan UMKM, dan digitalisasi layanan di Kaltim.

Gubernur Harum mengapresiasi kontribusi BTN yang telah menyalurkan 70.000 rumah selama 35 tahun. Namun, ia menekankan bahwa angka tersebut masih tergolong kecil dibandingkan kebutuhan riil masyarakat Kaltim.

“BTN sudah menyalurkan 70.000 rumah selama 35 tahun, tetapi ini masih kecil. Kita memiliki 50.000 rumah tidak layak huni dan sekitar 250.000 KK belum memiliki rumah,” tegas Gubernur Harum.

Dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN), Kaltim kini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional, yang secara langsung meningkatkan kebutuhan hunian secara eksponensial. Gubernur meminta BTN fokus dan berkoordinasi dengan Otorita IKN.

Ia menyarankan agar BTN memilih lokasi-lokasi strategis yang menjadi penyangga utama IKN, yaitu Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kartanegara (Kukar).

Selain itu, Gubernur juga menyoroti peluang besar di wilayah pesisir lainnya serta kebutuhan hunian khusus untuk 20.850 ASN dan lebih dari 10.000 PPPK di Kaltim. Untuk Samarinda sendiri, kawasan Samarinda Seberang dinilai cocok dikembangkan menjadi rumah susun karena memiliki akses dekat dengan jalan tol.

Gubernur Harum menegaskan bahwa kolaborasi dengan sektor perbankan seperti BTN sangat penting karena perumahan termasuk dalam standar pelayanan minimum pemerintah, selain pendidikan dan kesehatan. "Pemerintah memiliki standar pelayanan minimum, yaitu pendidikan, kesehatan, dan perumahan. Karena itu kolaborasi ini sangat penting untuk membangun infrastruktur bagi masyarakat,” tegasnya.

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama dari pihak BTN untuk menindaklanjuti arahan Gubernur, terutama terkait pembangunan hunian di sekitar IKN, kemudahan pembiayaan, dan model kerja sama terpadu dengan Pemprov Kaltim. (adv/diskominfo/i*)

Editor : Indra Zakaria