Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Merintis dari Rumah, UMKM Bumbu Kemasan Asal Solo Bangkit dan Tumbuh Berkat Pemberdayaan BRI

Rahman Hakim • 2026-01-10 14:23:42
Photo
Photo

PROKAL.CO – Kisah perjuangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kerap lahir dari situasi yang tidak mudah. Hal tersebut tercermin dari perjalanan Dewi Aminah, pelaku UMKM asal Solo yang berhasil mengubah keterbatasan menjadi peluang melalui usaha bumbu dan tepung bumbu kemasan bermerek Iswara Food, dengan dukungan pemberdayaan dari BRI.

Dewi bukanlah pendatang baru di dunia usaha. Sejak awal pernikahan, ia sempat mengelola bisnis batik di Pasar Klewer yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga.

Namun, kebakaran besar yang melanda pasar tersebut membuat seluruh usahanya luluh lantak. Dari kondisi tersebut, Dewi harus kembali memulai hidup dan usaha dari titik nol.

Ujian tak berhenti di sana. Pada tahun 2000, anak ketiganya lahir dengan kondisi autisme dan hiperaktif. Situasi itu mendorong Dewi untuk lebih memperhatikan asupan makanan sang anak.

Berbekal niat dan kebutuhan, ia mulai belajar memasak dan meracik bumbu sendiri, meski sebelumnya tidak memiliki latar belakang di bidang kuliner.

Dari dapur rumah sederhana, Dewi mulai mengembangkan produk bumbu dan tepung olahan yang berbeda dari pasaran. Ia memanfaatkan tepung mokaf sebagai bahan utama untuk menciptakan berbagai produk seperti tepung ayam krispi hingga tepung tempe mendoan. Keunikan bahan dan proses inilah yang kemudian menjadi ciri khas Iswara Food.

Perkembangan usaha Dewi semakin signifikan setelah bergabung dalam program BRIncubator yang diselenggarakan melalui Rumah BUMN BRI Solo. Program tersebut memberikan pelatihan intensif serta pendampingan bisnis yang mencakup pemasaran digital, penguatan merek, peningkatan kualitas kemasan, hingga pemanfaatan platform daring.

Melalui pendampingan dari BRI, Dewi mulai memasarkan produknya secara lebih luas melalui media sosial dan toko online yang dikelola langsung dari ponsel. Keikutsertaannya dalam BRI Expo 2024 menjadi momentum penting untuk memperkenalkan produknya ke pasar yang lebih besar dan memperluas jejaring usaha.

Tak hanya fokus pada pengembangan bisnis pribadi, Dewi juga aktif memberdayakan masyarakat sekitar. Ia melatih ibu-ibu, termasuk ibu dari anak yatim dan istri warga binaan, untuk memulai usaha rumahan dengan modal terbatas. Pendampingan dilakukan secara rutin, mulai dari proses produksi hingga legalitas usaha seperti perizinan PIRT dan sertifikasi halal.

Upaya tersebut sejalan dengan komitmen BRI dalam mendorong UMKM agar naik kelas dan berdaya saing. Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa BRIncubator merupakan program khusus bagi UMKM binaan Rumah BUMN yang telah melalui proses kurasi, guna memperkuat kapasitas usaha secara menyeluruh.

Menurutnya, BRI secara konsisten menghadirkan pendampingan berkelanjutan yang menitikberatkan pada peningkatan literasi bisnis, digitalisasi, serta kemudahan akses pembiayaan dan pasar. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan UMKM yang tangguh, mandiri, dan berkontribusi nyata terhadap perekonomian nasional.

Kisah Iswara Food menjadi bukti bahwa dengan ketekunan, inovasi, serta dukungan ekosistem yang tepat seperti yang dihadirkan BRI, UMKM dapat tumbuh dari rumah sederhana hingga menjangkau pasar yang lebih luas.

Editor : Rahman Hakim
#BRIncubator #bri #umkm #bbri #pemberdayaan