Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Didukung BRI dan LinkUMKM, Kenes Lalita Kembangkan Busana Anak Wastra Khas Jepara hingga Naik Kelas

Rahman Hakim • 2026-01-30 15:57:23
Photo
Photo

PROKAL.CO - Pelaku usaha fesyen anak asal Jepara, Jawa Tengah, Kenes Lalita, berhasil mengembangkan bisnis busana anak berbasis wastra Nusantara dengan sentuhan modern.

Didukung ekosistem pemberdayaan dari BRI melalui platform LinkUMKM, usaha ini terus memperkuat posisinya sebagai brand busana anak yang mengedepankan kualitas, kenyamanan, serta nilai budaya.

Kenes Lalita berdiri sejak 2022 dan fokus memproduksi busana anak untuk kebutuhan sekolah maupun acara formal. Produk-produknya dirancang dengan memadukan unsur tradisi, seperti motif batik khas Nusantara, dengan desain modern yang ramah anak. Pendekatan ini membuat Kenes Lalita memiliki ciri khas tersendiri di tengah persaingan industri fesyen anak.

Pemilik Kenes Lalita, Effy Retno Indarwati, menuturkan bahwa bisnis ini lahir dari kecintaannya pada dunia fesyen serta inspirasi dari keluarga. Nama Kenes Lalita sendiri diambil dari nama putrinya, yang menjadi sumber ide sekaligus semangat dalam mengembangkan usaha.

“Kenes Lalita berangkat dari keinginan sederhana, yakni menghadirkan pakaian anak yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga nyaman, fungsional, dan memiliki cerita. Saya ingin setiap produk dibuat dengan proses yang bertanggung jawab dan penuh makna,” ujar Effy.

Salah satu koleksi unggulan Kenes Lalita adalah Gempita Wastra, lini busana anak yang menonjolkan keindahan wastra Nusantara dalam balutan desain modern. Koleksi ini menggunakan material berkualitas, pemilihan warna yang selektif, serta menawarkan opsi personalisasi sehingga produk terasa lebih eksklusif. Gempita Wastra menjadi pilihan busana formal anak yang tetap stylish untuk berbagai kebutuhan, mulai dari sekolah hingga acara khusus.

Dalam memasarkan produknya, Kenes Lalita memanfaatkan berbagai kanal digital. Penjualan dilakukan melalui marketplace seperti Shopee dan Tokopedia, serta media sosial Instagram, Facebook, dan TikTok. Untuk mendukung kemudahan transaksi, usaha ini juga menggunakan layanan perbankan BRI, termasuk QRIS BRI dan mesin EDC BRI, sehingga proses pembayaran menjadi lebih cepat dan praktis bagi pelanggan.

Seiring meningkatnya kebutuhan untuk mengelola bisnis secara lebih profesional, Effy mulai mencari ekosistem pembelajaran yang dapat mendukung pertumbuhan usahanya. Dari sinilah ia mengenal LinkUMKM BRI, sebuah platform digital yang dirancang sebagai ekosistem pemberdayaan UMKM.

“Saya mengenal LinkUMKM dari Rumah BUMN BRI dan media sosial. Platform ini menarik karena tidak hanya menyediakan materi, tetapi juga menjadi ruang belajar dan bertumbuh bagi pelaku UMKM. Di tengah tantangan usaha yang semakin kompleks, saya merasa perlu berada di ekosistem yang relevan dan suportif,” jelasnya.

Melalui LinkUMKM, Effy memperoleh berbagai pembelajaran yang mendorong pengelolaan usaha menjadi lebih terstruktur. Ia mengaku semakin berani menetapkan target, menyusun strategi pengembangan brand, serta membuka peluang kolaborasi dan perluasan pasar. Dampaknya, pesanan produk Kenes Lalita semakin stabil dan tingkat kesadaran merek (brand awareness) terus meningkat.

“LinkUMKM membantu saya melihat usaha secara lebih menyeluruh, bukan hanya dari sisi kreatif, tetapi juga dari aspek manajemen dan strategi bisnis. Pelatihan serta tantangan yang saya ikuti mendorong evaluasi brand dan memperkuat storytelling produk,” ungkap Effy.

Sebagai informasi, LinkUMKM merupakan platform digital BRI yang dirancang untuk mendukung UMKM naik kelas secara sistematis dan berkelanjutan. Dengan pendekatan berbasis data dan teknologi, LinkUMKM menyediakan fitur Self Assessment Naik Kelas untuk memetakan posisi usaha serta memberikan rekomendasi pelatihan yang sesuai.

Platform ini juga menawarkan pendampingan dan perluasan pasar melalui UMKM Smart, Coaching Clinic, Etalase Digital, Komunitas, dan kanal Media, yang didukung lebih dari 690 modul pelatihan daring dan luring serta jaringan Rumah BUMN.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan bahwa LinkUMKM menjadi salah satu sarana strategis BRI dalam memperkuat pengelolaan dan pemasaran UMKM agar pertumbuhannya lebih terarah.

“Kenes Lalita menunjukkan bahwa penguatan UMKM tidak hanya bertumpu pada kreativitas produk, tetapi juga pada disiplin manajemen dan konsistensi strategi pemasaran. Melalui LinkUMKM, BRI berkomitmen menghadirkan ekosistem pembelajaran dan pendampingan agar UMKM dapat berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya.

Editor : Rahman Hakim
#Kenes Lalita #bri #umkm #bbri #Link UMKM #pemberdayaan