Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Sektor Pertanian Kaltim Melesat Tajam, Dominasi Tambang Masih Tak Tergoyahkan di Akhir 2025

Redaksi Prokal • 2026-02-07 12:30:00
Ekspor sayur naik.
Ekspor sayur naik.

PROKAL.CO- Kalimantan Timur menutup lembaran tahun 2025 dengan catatan performa ekspor yang impresif. Berdasarkan data terbaru, arus perdagangan luar negeri Bumi Etam menunjukkan akselerasi yang signifikan pada Desember 2025 dibandingkan bulan sebelumnya. Menariknya, pertumbuhan ini tidak hanya didorong oleh sektor energi konvensional, melainkan merata di seluruh sektor nonmigas dengan kejutan besar datang dari lapangan usaha pertanian.

Statistisi Ahli Madya BPS Kaltim, Ariyanti Cahyaningsih, mengungkapkan bahwa lonjakan paling dramatis terjadi pada sektor pertanian yang meroket hingga 580,65 persen secara bulanan. Angka ini jauh melampaui pertumbuhan sektor industri yang mencatatkan kenaikan 113,23 persen dan sektor pertambangan yang tumbuh moderat sebesar 13,58 persen. Fenomena ini menandakan adanya pergerakan positif dalam diversifikasi komoditas ekspor daerah, meskipun secara tahunan sektor nonmigas masih menghadapi tantangan kontraksi di beberapa lini.

Walaupun sektor pertanian dan industri menunjukkan taji, struktur ekonomi Kalimantan Timur secara kumulatif sepanjang tahun 2025 masih sangat bergantung pada kekayaan sumber daya alam bawah tanah. Hasil tambang tetap menjadi tulang punggung utama dengan kontribusi mencapai 69,51 persen dari total ekspor. Di sisi lain, hasil industri menyumbang sekitar seperlima dari total nilai ekspor, disusul oleh sektor migas yang berada di posisi ketiga. Hal ini menegaskan bahwa transformasi ekonomi menuju sektor hilirisasi dan energi terbarukan masih menjadi pekerjaan rumah yang panjang di tengah dominasi emas hitam.

Dari sisi infrastruktur penunjang, Pelabuhan Balikpapan mengukuhkan posisinya sebagai gerbang utama ekspor Kalimantan Timur dengan nilai transaksi menembus angka ratusan juta dolar Amerika Serikat pada akhir tahun. Pelabuhan Samarinda dan Bontang Bay menyusul sebagai kontributor penting lainnya. Secara keseluruhan, kinerja lima pelabuhan utama di Kaltim mengalami peningkatan aktivitas lebih dari 42 persen, yang mencerminkan tingginya dinamika perdagangan internasional di wilayah ini menjelang pergantian tahun.(*)

Editor : Indra Zakaria