PROKAL.co, BALIKPAPAN – Menyambut momen Ramadan, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) melalui brand IM3 menyiapkan berbagai penawaran menarik bagi pelanggan. Mulai dari paket data berkuota besar, perlindungan anti-scam tanpa biaya tambahan, hingga penguatan jaringan di sejumlah wilayah Kalimantan menjadi andalan operator ini.
Pada Ramadan tahun ini, IM3 menghadirkan Paket Ramadan SATSPAM+. Seluruh pelanggan otomatis mendapatkan perlindungan dari ancaman penipuan digital tanpa biaya tambahan. Fitur perlindungan ini menjadi bagian terintegrasi dalam setiap paket, memberikan rasa aman di tengah meningkatnya aktivitas komunikasi dan transaksi digital selama bulan suci.
Untuk paket unggulan, IM3 menawarkan kuota 150GB/28 hari seharga Rp 150.000 dan 300GB/28 hari seharga Rp 200.000. Kedua paket tersebut dilengkapi 5.000 menit dan SMS ke sesama pengguna IM3 dan Tri, serta akses gratis layanan streaming Viu atau Vidio Ultimate Mobile guna menemani waktu ngabuburit.
Selain itu, tersedia pula pilihan paket harian hingga mingguan, mulai dari 20GB/3 hari seharga Rp 20.000, 30GB/5 hari Rp 30.000, hingga 75GB/10 hari Rp 50.000. Paket ini juga dilengkapi 1.000 menit dan SMS ke sesama IM3 dan Tri. Seluruh paket dirancang untuk mendukung produktivitas, komunikasi, hiburan, hingga transaksi digital pelanggan selama Ramadan, dengan tambahan lapisan perlindungan keamanan digital.
Khusus pelanggan IM3 Platinum, perlindungan SATSPAM+ sudah termasuk dalam layanan pascabayar. Pelanggan juga memperoleh manfaat penggunaan kuota utama untuk bebas roaming di Malaysia dan Singapura. Melalui paket unggulan Platinum 50 seharga Rp100.000 per bulan dengan kuota 50GB, pelanggan bisa menikmati promo Ramadan berupa tambahan kuota 25GB hanya Rp 25.000 dengan masa aktif tujuh hari.
Tak hanya menghadirkan inovasi produk, IM3 juga menjalankan program pemberdayaan melalui Desa Digital. Program ini memiliki tiga pilar utama, yakni keluarga, pasar, dan sekolah, dengan target menjangkau 1.000 desa digital. Pada pilar keluarga, program difokuskan pada peningkatan inklusi layanan digital berbasis Internet of Things (IoT). Untuk pasar, masyarakat didorong memanfaatkan sarana perdagangan digital seperti QRIS dan transportasi online. Sementara di sektor sekolah, IM3 memperkenalkan kecerdasan buatan (AI) sejak dini melalui penyediaan fasilitas WiFi serta sarana kreasi desain dan video berbasis AI bagi siswa.
Selain itu, IOH juga menghadirkan program Surau Berdaya dengan merevitalisasi sejumlah surau serta memfasilitasi kegiatan masyarakat. Program ini diharapkan menjadikan surau tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga ruang pemberdayaan dan kebersamaan warga.
Dari sisi infrastruktur, IM3 terus memperkuat jaringan di Kalimantan. Tercatat sebanyak 233 BTS telah diperkuat di Balikpapan dan 5.135 BTS di seluruh Kalimantan. Sejumlah BTS bergerak juga dikerahkan di titik dengan mobilitas tinggi seperti kampus, bandara, pusat kota, dan rumah sakit. Langkah ini dilakukan untuk memastikan koneksi tetap stabil, bahkan saat terjadi lonjakan trafik yang signifikan selama Ramadan.
Editor : Wawan