Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Fasilitas Siap dan Administrasi Lengkap, Penerbangan Internasional di Bandara Juwata Masih Menunggu Lampu Hijau Maskapai

Redaksi Prokal • 2026-02-25 15:00:00

BUKA RUTE: Ada sinyal positif maskapai AirAsia membuka rute internasional dari Tarakan. Namun, keputusan final masih menunggu perhitungan bisnis maskapai. (SEPTIAN ASMADI/HRK)
BUKA RUTE: Ada sinyal positif maskapai AirAsia membuka rute internasional dari Tarakan. Namun, keputusan final masih menunggu perhitungan bisnis maskapai. (SEPTIAN ASMADI/HRK)

 

TARAKAN — Meski status internasional Bandara Juwata Tarakan telah resmi dikembalikan sejak tahun 2025, hingga kini jadwal penerbangan lintas negara belum juga terealisasi. Padahal, seluruh persyaratan administrasi dinyatakan telah tuntas dan fasilitas pendukung di lapangan sudah dalam kondisi siap tempur untuk melayani penumpang mancanegara.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, Idham Chalid, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyelesaikan seluruh kewajiban dari sisi regulasi. Bahkan, pengembangan bandara ini telah dikunci dalam dokumen tata ruang sebagai strategi jangka panjang pembangunan daerah. “Rencana bandara itu harus masuk dalam data ruang. Di dalam struktur ruang plottingnya sudah ada dan kita akomodir. Karena ini rencana jangka panjang, maka harus disiapkan dalam dokumen tata ruang,” ujarnya pada Selasa (24/2).

Sejauh ini, koordinasi intensif terus dibangun bersama Kementerian Perhubungan melalui Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Juwata Tarakan. Idham memastikan bahwa hambatan saat ini bukan lagi pada kesiapan infrastruktur atau birokrasi pemerintah. “Secara administrasi semuanya sudah lengkap. Fasilitas juga sudah kita siapkan. Semua pihak yang berkepentingan di bandara pada prinsipnya siap,” tegas Idham.

Sinyal positif sebenarnya sempat muncul saat audiensi bersama maskapai AirAsia di Jakarta pada September 2025 lalu. Namun, pihak maskapai masih melakukan kalkulasi matang terkait potensi pasar sebelum benar-benar membuka rute. “Ada respons positif. Mereka mengarah untuk membuka penerbangan internasional, tetapi masih mempelajari aspek supply dan demand. Ini memang ranahnya maskapai. Kalau maskapai sudah menyatakan siap, kita juga siap menjalankan. Tinggal eksekusi saja,” jelasnya lagi.

Kesiapan ini juga diamini oleh otoritas penunjang lainnya. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tarakan menyatakan seluruh personel dan perangkat pemeriksaan keimigrasian telah disiagakan di bandara. Kepala Kantor Imigrasi Tarakan, Okky Setyawan, menyebutkan bahwa pihaknya sudah menyiapkan skema operasional khusus jika sewaktu-waktu penerbangan internasional perdana dimulai.

“Secara prinsip, kami sudah siap melaksanakan pemeriksaan keimigrasian di tempat pemeriksaan imigrasi yang tersedia di Bandara Juwata,” ujar Okky. Ia merincikan bahwa pihaknya telah menyiapkan dua konter keberangkatan dan dua konter kedatangan yang masing-masing dijaga oleh dua petugas serta diawasi oleh supervisor. Seluruh perangkat pendukung, mulai dari sistem informasi hingga identifikasi penumpang, dipastikan dalam kondisi prima.

Kini, bola panas berada di tangan maskapai penerbangan. Pemerintah daerah dan instansi terkait hanya bisa menunggu kepastian jadwal resmi, sembari berharap konektivitas internasional ini segera terbuka demi memacu pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kalimantan Utara.(*)

Editor : Indra Zakaria