Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Harga Sawit Kaltim Terus Merangkak Naik, Umur 10 Tahun Tembus Rp 3.252 per Kilogram

Redaksi Prokal • 2026-03-04 07:15:00

Ilustrasi sawit
Ilustrasi sawit

SAMARINDA– Sektor perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Timur terus menunjukkan tren positif yang membawa angin segar bagi ribuan pekebun di Benua Etam. Harga Tandan Buah Segar (TBS) dilaporkan terus merangkak naik seiring dengan menguatnya harga Crude Palm Oil (CPO) di pasar global serta meningkatnya permintaan dunia yang cukup signifikan.

Plt Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ahmad Muzakkir, menjelaskan dalam keterangan resminya pada Selasa (3/3/2026) bahwa kenaikan harga mingguan ini didorong oleh penetapan harga rata-rata tertimbang CPO yang kini mencapai Rp 14.226,60 per kilogram, sementara harga kernel berada di angka Rp 11.781,78 per kilogram. Berdasarkan rincian terbaru, TBS yang dipanen dari pohon umur 3 tahun kini dihargai Rp 2.863,67 per kg, sementara untuk umur 4 tahun berada di angka Rp 3.053,00 per kg dan umur 5 tahun seharga Rp 3.072,29 per kg.

Tren kenaikan ini terus berlanjut pada tanaman dengan usia lebih tua, di mana untuk umur 6 tahun dipatok Rp 3.105,58 per kg, umur 7 tahun Rp 3.124,51 per kg, dan umur 8 tahun Rp 3.147,84 per kg. Adapun untuk tanaman umur 9 tahun dihargai Rp 3.214,81 per kg, hingga puncaknya pada tanaman umur 10 tahun ke atas yang mencapai harga tertinggi sebesar Rp 3.252,50 per kg.

Muzakkir menekankan bahwa daftar harga tersebut merupakan standar resmi bagi para petani yang telah menjalin kemitraan dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit di Kaltim, khususnya bagi mereka yang mengelola kebun plasma. Melalui kerja sama antara kelompok tani dan pihak pabrik minyak sawit, diharapkan harga TBS petani tetap stabil sesuai standar normal dan tidak lagi dipermainkan oleh para tengkulak, sehingga kesejahteraan nyata bagi kelompok tani kelapa sawit di Kalimantan Timur dapat segera terwujud. (*)

Editor : Indra Zakaria