Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Kelas Pintar Hadirkan Platform Edutech Berbasis AI untuk Dukung Proses Belajar Mengajar

Muhamad Yamin • 2026-03-05 12:31:14

Founder dan CEO Kelas Pintar, Fernando Uffie
Founder dan CEO Kelas Pintar, Fernando Uffie

PROKAL.CO, SAMARINDA - Perusahaan penyedia solusi pendidikan berbasis teknologi, Kelas Pintar, melakukan pembaruan pada platform pembelajarannya dengan menghadirkan berbagai fitur berbasis Artificial Intelligence (AI). Pembaruan ini ditujukan untuk mempermudah kegiatan belajar mengajar, asesmen, hingga mendukung belajar mandiri siswa.

Founder dan CEO Kelas Pintar, Fernando Uffie mengatakan pembaruan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus berinovasi dalam mendukung digitalisasi pendidikan di Indonesia.

"Kami selalu berkomitmen untuk terus berpartisipasi aktif dalam memberikan solusi pendidikan berbasis teknologi bagi pendidikan Indonesia. Salah satunya dengan terus berinovasi dan menghadirkan teknologi terkini sebagai wujud komitmen kami," kata Uffie dalam keterangan tertulis, Minggu (2/3/2026) diterima oleh media ini.

Menurutnya, pemanfaatan AI saat ini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan membuka peluang besar bagi dunia pendidikan. Melalui inovasi tersebut, diharapkan proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

"Tentu kita melihat bagaimana AI begitu berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari. Kami menganggap ini sebagai tantangan sekaligus solusi bagi dunia pendidikan. Lewat pembaruan ini kami berharap pengguna merasakan kemudahan dalam menjalankan seluruh kegiatan pembelajaran di platform Kelas Pintar," ujarnya.

Salah satu fitur baru yang dihadirkan adalah Classroom Activity Generator, yakni teknologi AI yang membantu guru merancang kegiatan pembelajaran sesuai kondisi kelas, termasuk menyesuaikan dengan fasilitas dan alat yang tersedia. Fitur ini juga memungkinkan guru menciptakan metode pembelajaran yang lebih interaktif serta menyesuaikan tugas dengan kemampuan siswa.

Selain itu, platform ini juga menghadirkan fitur Objective to Subjective yang dapat mengubah soal pilihan ganda menjadi soal uraian secara otomatis. Fitur tersebut diharapkan dapat membantu guru menghemat waktu dalam menyiapkan asesmen sekaligus memperkaya variasi evaluasi pembelajaran.

Untuk proses penilaian, tersedia pula fitur Subjective Paper Evaluation yang dapat membantu guru memeriksa jawaban uraian secara otomatis. Melalui fitur ini, guru dapat lebih mudah mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan siswa berdasarkan jawaban yang diberikan.

Sementara itu, bagi siswa yang belajar secara mandiri, platform ini menyediakan fitur Instant Doubt Solver. Melalui fitur tersebut, siswa dapat mengajukan pertanyaan terkait materi pelajaran, tugas, maupun latihan soal dengan mengunggah foto atau mengetikkan pertanyaan secara langsung. Sistem AI kemudian akan memberikan jawaban beserta penjelasannya.

"Kami masih akan terus mengembangkan fitur-fitur AI. Harapannya semakin banyak inovasi yang bisa membantu digitalisasi pendidikan sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang lebih baik dan berkualitas," kata Uffie.

Tak hanya menghadirkan fitur baru, Kelas Pintar juga melakukan pembaruan pada tampilan platform. Antarmuka dibuat lebih rapi, sederhana, dan mudah dinavigasi sehingga pengguna dapat mengakses berbagai fitur dengan lebih cepat.

Perusahaan juga melakukan optimalisasi sistem untuk memastikan platform berjalan lebih stabil, responsif, serta aman dalam melindungi data pengguna. (*)

Editor : Indra Zakaria