KETAPANG- Arus mudik di Bandara Rahadi Oesman Ketapang menjelang Lebaran 1447 Hijriah dipastikan bakal jauh lebih sibuk dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Antisipasi lonjakan pemudik dilakukan secara masif oleh maskapai Wings Air dengan menambah jadwal penerbangan hingga dua kali lipat serta membuka rute baru guna mengakomodasi mobilitas masyarakat di Kalimantan Barat dan sekitarnya.
Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Rahadi Oesman Ketapang, Dwi Muji Raharjo, menyatakan kesiapan penuh fasilitas bandara dalam melayani arus mudik. "Kami bersama instansi terkait sudah melakukan apel siaga posko terpadu angkutan lebaran.
Posko ini akan beroperasi selama 18 hari, mulai H-7 sampai H+10," ungkap Muji. Ia memprediksi jumlah penumpang akan naik signifikan, yang didorong oleh penambahan frekuensi penerbangan serta kebijakan penurunan harga tiket dari pemerintah.
Kenaikan traffic penerbangan tahun ini mencapai 100 persen. Jika pada tahun lalu maskapai hanya melayani tiga penerbangan harian rute Pontianak-Ketapang (PP), kini jadwal tersebut ditambah menjadi enam kali sehari. Selain rute utama tersebut, Wings Air juga memperluas jangkauan dengan menambah jadwal menuju Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, sebanyak empat kali seminggu. Peningkatan ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan transportasi udara untuk memangkas waktu perjalanan.
Kabar yang paling ditunggu oleh pemudik adalah adanya diskon tiket sebesar 17 hingga 18 persen yang diberikan pemerintah untuk menstimulus penggunaan transportasi udara. Puncak arus mudik sendiri diperkirakan jatuh pada momen cuti bersama tanggal 18 Maret 2026. Meski pembangunan terminal baru masih berlangsung hingga akhir Maret, Muji menjamin operasional di terminal lama tetap berjalan maksimal dan mampu melayani lonjakan penumpang dengan lancar tanpa kendala berarti. (*)
Editor : Indra Zakaria