PROKAL.CO, SAMARINDA — Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur mencatat jumlah penumpang angkutan udara domestik pada Mei 2026 mencapai 176.546 orang. Angka tersebut turun tipis sebesar 0,05 persen dibandingkan April 2026.
Kepala BPS Kalimantan Timur Mas'ud Rifai mengatakan penurunan tersebut dipengaruhi oleh berkurangnya jumlah penumpang di sejumlah bandara di wilayah Kalimantan Timur.
"Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh berkurangnya jumlah penumpang di beberapa bandara di Kalimantan Timur, yaitu Bandara Kalimarau Berau sebesar 29,07 persen, Bandara APT Pranoto Samarinda sebesar 3,71 persen, dan Bandara Datah Dawai Mahakam Ulu sebesar 0,53 persen," kata Mas'ud dalam keterangan resminya.
Di tengah penurunan tersebut, sejumlah bandara justru mencatat pertumbuhan jumlah penumpang. Bandara Melalan di Kutai Barat menjadi bandara dengan kenaikan tertinggi, yakni 31,01 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan juga terjadi di Bandara Maratua sebesar 6,34 persen dan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan sebesar 5,95 persen.
BPS mencatat Bandara Sepinggan Balikpapan dan Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto Samarinda masih menjadi pintu utama pergerakan penumpang udara domestik di Kalimantan Timur. Pada Mei 2026, Bandara Sepinggan melayani 131.356 penumpang atau sekitar 74,40 persen dari total penumpang domestik di provinsi tersebut.
Sementara itu, Bandara APT Pranoto mencatat sebanyak 26.420 penumpang atau berkontribusi sekitar 14,97 persen terhadap total penumpang domestik.
Di sisi lain, kinerja angkutan udara internasional menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Jumlah penumpang penerbangan internasional pada Mei 2026 mencapai 8.569 orang atau meningkat 79,12 persen dibandingkan April 2026.
Secara kumulatif, jumlah penumpang internasional selama periode Januari hingga Mei 2026 tercatat sebanyak 29.542 orang. Jumlah tersebut meningkat 5,33 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
Mas'ud menambahkan, hingga kini hanya Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan yang melayani penerbangan internasional dari Kalimantan Timur. Kondisi tersebut menjadikan bandara tersebut sebagai satu-satunya gerbang utama bagi mobilitas penumpang ke luar negeri dari provinsi tersebut. (*)
Editor : Indra Zakaria